Dodi Reza: Kabupaten PALI Rumah Kedua Kami

Minggu, 4 Maret 2018
Calon Gubernur Sumatera Selatan H Dodi Reza Alex Noerdin menyapa warga Talang Subur, Kelurahan Talang Ubi Selatan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

PALI, Sumselupdate.com – Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendapat perhatian khusus dari H Dodi Reza Alex Noerdin, Calon Gubernur Sumatera Selatan periode 2018-2023 yang berpasangan dengan H Giri Ramanda Kiemas.

Baginya, Kabupaten PALI sudah dianggap sebagai rumah kedua. Hal itu dikatakannya Dodi ketika mengunjugi Kabupaten PALI, Sabtu (4/3/2018) dalam sebuah acara yang dipusatkan di bilangan Talang Subur, Kelurahan Talang Ubi Selatan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Read More

Saking spesialnya, dirinya datang ke Daerah Otonomi Baru (DOB) yang baru berusia lima tahun itu bersama sang istri Hj Thia Yusfada.

Bagaikan simbiosis mutualisme, perhatian khusus dari Dodi ke Kabupaten PALI pun terbalaskan ketika melihat antusias dari warga PALI ketika menyambut dirinya.

Meski kota Pendopo diguyur hujan, tapi semangat warga untuk melihat langsung sang calon gubernur membludak. Tak ayal, tenda yang berurkuran sekitar 30 x 10 meter itu penuh sesak dipadati warga.

“Bagi kami se-keluarga besar, PALI sudah dianggap rumah kedua. Untuk itulah, saya datang khusus di PALI bersama ibu Thia agar sebagai bukti kecintaannya kepada masyarakat Kabupaten PALI,” ungkap Dodi ketika menyapa warga PALI.

Dalam kesempatan itu pula, Bupati Kabupaten Musi Banyuasin itu memaparkan beberapa program unggulan dirinya bersama H Giri Ramanda Kiemas, Cawagub Sumsel pasangannya.

“Sumsel dua tahun bisa, mengisyaratkat keinginan keras kami untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan bahkan di sektor pertanian dan perkebunan,” jelasnya.

“Program sekolah gratis dan berobat gratis tetap akan dilanjutkan. Bahkan, kalau untuk sekolah gratis nanti akan diprogramkan sampai kuliah gratis tentu dengan beberapa syarat yang dibutuhkan seperti prestasi dan lainnya. Program sekolah gratis dan berobat gratis akan kami jaga sampai berjalan dengan baik,” tambahnya.

Sementara di sektor pertanian perkebunan, dirinya akan meningkatkan kesehjateraan para petani di Sumsel.

“Kalau harga karet yang sedang turun sekarang, disebabkan kualitas karet itu sendiri yang sudah tidak bagus lagi. Untuk itu, kami akan memprogramkan melakukan revitalisasi atau peremajaan pohon karet dan sawit. Serta memberikan bantuan bibit Rp50 juta per hektar untuk para petani, mulai dari alat mesin pertanian hingga bibit,” imbuh ayah dua orang anak itu.

Tak hanya itu, untuk kabupaten PALI dirinya bertekad akan menjadikan Bumi Serepat Serasan menjadi kabupaten termaju di Sumatera Selatan.

“Tentu, bersama Bupati PALI sekarang (Heri Amalindo –red) saya yakin bisa menjadi PALI menjadi kabupaten terdepan di Sumsel,” ujarnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts