DKPP Gelar Sidang Kode Etik, Ini Dua Perkara yang Ditangani

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Palembang, Sumselupdate.com – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang kode etik penyelenggara pemilu untuk dua perkara, yaitu nomor perkara 228-PKE-DKPP/VIII/2019 dan 228-PKE-DKPP/VIII/2019 melalui sambungan video, Kamis (12/9).

Teradu pada kedua perkara tersebut adalah ketua dan anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan, yakni Iin Irwanto, Junaidi, Iwan Ardiansyah, Syamsul Alwi, dan Yenli Elmanoferi.

Bacaan Lainnya

Pengadu dari masing-masing perkara adalah anggota DPRD Kabupaten Musirawas Utara, Ahmad Yudi Nugraha dan Hermansyah Syamsiar.

Berdasarkan dalil aduan pengadu, para teradu diduga melanggar kode etik penyelenggara Pemilu lantaran telah melakukan perubahan data Pemilu 2019.

Kemudian, dalil aduan lainnya diduga menjadi pem-back-up atas konspirasi rekayasa perubahan data Pemilu di 20 TPS pada Desa Beringin Makmur II.

“Akibat perbuatan ini, merugikan pihak pengadu calih PKS Dapil Musirawas Utara 4 sebagai pihak terkait dari perkara yang sedang berproses di Mahkamah Konstitusi, ” ujar Pengadu.

Dalam sidang, Iin menolak seluruh aduan Pengadu. Ia menjelaskan bahwa pihaknya dalam pengambilan keputusan dan kebijakan secara umum diputuskan dalam rapat pleno.

Kemudian, ia menambahkan bahwa keterangan yang disampaikan pihaknya pada sidang PHPU adalah keterangan yang telah diperbaiki, bukan keterangan sebagaimana yang disampaikan pengadu.

“Bahkan perbaikan dilakukan satu hari sebelum pengadu menyampaikan pengaduan ke DKPP,” jelasnya.

Sidang yang digelar melalui video conference antara di KPU RI dan KPU Provinsi Sumatera Selatan, dipimpin oleh anggota DKPP, Dr Ida Budhiati, selaku Ketua majelis bersama Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Provinsi Sumatera Selatan sebagai anggota majelis, yaitu Anisatul Mardiyah (unsur masyarakat), dan Amran M (unsur KPU).

Agenda sidang ini adalah mendengarkan pokok-pokok aduan dari Pengadu dan mendengarkan jawaban dari Teradu, keterangan Terkait juga saksi yang dihadirkan dalam sidang. (tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.