Disebut Memeras, Rifa Terus Kejar Pertanggungjawaban AH

Rifa Handayani bersama kuasa hukum menjawab pertanyaan wartawan dalam jumpa pers yang berlangsung di Jakarta, Jumat (12/12/2021).

Jakarta, Sumselupdate.com – Rifa Handayani, seorang wanita yang mengaku sebagai bekas selingkuhan AH, ketua umum salah satu partai politik (parpol) mengungkapkan, pihaknya akan terus mengejar pertanggungjawaban AH demi memulihkan harga diri dan suaminya lantaran disebut memeras AH.

Hal tersebut disampaikan Rifa saat menjawab pertanyaan wartawan dalam jumpa pers yang berlangsung di Jakarta, Jumat (12/12/2021).

Read More

Salah satu wartawan yang hadir saat itu menanyakan alasan dilakukannya laporan ke berbagai pihak saat ini-menjelang tahun politik.

“Tahun sebelumnya saya sedang program bayi dan terhalang pandemi Covid-19 juga,” kata Rifa.

Lagi pula, lanjut Rifa, kasus ini sudah dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI sekitar Oktober 2013.

Saat itu, AH diduga masih menjabat anggota DPR RI. Tak hanya ke MKD, suami Rifa juga sempat bersurat ke Ketua Umum Partai Golkar masa itu.

“Dan secara hukum, ada Undang-Undang yang menyatakan  ancaman hukuman yang lebih dari 3 tahun itu waktu daluwarsanya 12 tahun. jadi saya tidak telat. Walaupun, sudah lama tapi belum daluwarsa,” kata Rifa.

Rifa menjelaskan, pihaknya tak menimbang tahun yang menjelang tahun politik sebagai momen pelaporan. Toh, dia dan suaminya lebih banyak berada di Jepang dan tidak memantau perpolitikan nasional.

“Suami saya, nama presiden aja kadang gak ingat,” ujarnya.

Sebagai pengingat, Rifa sebelumnya telah mendatangi Mabes Polri untuk melaporkan intimidasi dan pengancaman via media sosial yang diterima.

Intimidasi dan ancaman diduga terkait dengan sejarah perselingkuhan dia dengan AH. Tapi laporan di Mabes Polri beberapa hari lalu itu, menurut Riva, belum diproses  kepolisian.

“Pertamanya kita ke Bareskrim  Jumat tanggal 10. Terus disitu dibilang laporan bukan tidak diterima, cuma kurang bukti,” kata Rifa.

“Saya telah melaporkan ke bebagai pihak yang berwajib terhadap AH dan YA karena saya diteror juga diancam dan saya merasa jiwa saya terancam. Saya diteror ya, merasa terintimidasi, terhina, diduga itu dilakukan oleh AH dan YA (Istri AH, red),” tegas Rifa.

Dalam kesempatan yang sama, Kuasa Hukum Rifa, Rizal mengatakan, dia bersama kliennya  Rifa meminta keadilan serta  perlindungan hukum keterkaitan dengan intimidasi yang dialaminya.

Sekadar diketahui, isu perselingkuhan bukan yang pertama menerpa Golkar

Mengutip, Genpi.co, kader Partai Golkar di Kebumen, Jawa Tengah, juga sempat digoyang isu perselingkuhan.

Kader Golkar Perempuan bernisial YW yang merupakan salah satu petinggi di DPRD Kabupaten Kebumen itu dikabarkan memiliki PIL (pria idalam lain) dengan Tenaga Ahli (TA) sendiri berinisial IRB.

Sejumlah saksi didampingi aparat sempat mendatangi rumah YW pada Juni lalu. Namun YW berkelit.

“Anda tidak boleh masuk, ini rumah saya, privasi saya,” kata saksi menirukan ucapan YW sebagaimana dilansir Genpi.co dalam berita berjudul ‘Anak Buah Airlangga Digoyang Isu Selingkuh’ yang terbit pada 6 Juli 2021 lalu. (duk)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.