Muaraenim, Sumselupdate.com – Pasca adanya temuan tiga siswa positif Covid-19 di tiga sekolah yang ada di Kecamatan Muaraenim, Pemerintah Kabupaten Muaraenim minta Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) pantau rutin protokol kesehatan di sekolah yang ada di Muaraenim.
Hal ini terkait, dari tracking Tim Satgas Covid 19 beberapa hari lalu, di SD IT Rabbani Muaraenim, SMA N 1 Muaraenim, dan SD N 6 Muaraenim ada siswa yang dikonfirmasi positif.
“Memang benar ada temuan positif covid dari hasil tracking terhadap beberapa sekolah dan terdapat tiga sekolah masing-masing satu siswanya dinyatakan positif. Namun Kejadian tersebut belum bisa disebut kluster karena belum terjadi/terdeteksi penambahan dalam jumlah yang mengkhawatirkan,” ungkap Pj Sekda Muaraenim Emran Tabrani, Rabu (09/02/2022) pada media ini.
Ditegaskan Pj Sekda, Pemda telah menginstruksikan Disdikbud untuk melakukan pemantauan rutin terutama masalah protokol kesehatan.
“Kita juga telah menginstruksikan Disdikbud untuk melakukan pematauan rutin Prokes terhadap sekolah yang ada di Muaraenim. Sementara terhadap tiga sekolah yang terdapat siswanya positif Covid-19 diminta untuk melaksanakan PJJ/Daring selama minimal 14 hari kedepan terhitung mulai ditemukannya kasus positif covid tersebut. Hal tersebut sesuai dengan SKB 4 menteri,” beber mantan Kadin DPMD ini.
Sementara sekolah lain yang tidak terdapat kasus Covid-19, lanjut Emran tetap belajar dengan ketentuan PTM terbatas dan wajib melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.
“Sementara sekolah selain dari tiga sekolah tersebut tetap melaksanakan PTM terbatas,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim Irwan Supmidi melalui Plt Sekertaris Dinas Karmidi menegaskan, pihaknya telah meliburkan sekolah tersebut selama 14 hari kedepan
“Diknas sudah meliburkan ketiga sekolah tersebut selama 14 hari kedepan. Namun, kita juga terus menginstruksinya seluruh sekolah selain tiga sekolah tetsebut untuk terus memperketat Protokol kesehatan di lingkungan sekolah selama pelaksanaan PTM terbatas,” pungkasnya. (**)











