Disdik Palembang Perjuangkan 3.500 Honorer Menjadi PPPK

Selasa, 5 Juli 2022
Ketua PGRI Sumsel yang juga Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, H Ahmad Zulinto, SPd, MM menyampaikan sambutan dalam Workshop Lingkar Belajar Guru dan Program Mandatori PGRI di tingkat provinsi di Hotel Emilia Palembang, Senin (4/7/2022).

Palembang, Sumselupdate.com – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) telah menetapkan aturan penghapusan tenaga honorer pada 28 November 2023.

Selama aturan tersebut tidak dihapuskan, artinya pemerintah daerah mesti mengganti tenaga honorer saat ini dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Read More
Ketua PGRI Sumsel yang juga Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, H Ahmad Zulinto, SPd, MM.

Untuk di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang saja, jumlahnya mencapai ribuan orang.

Setidaknya untuk guru honorer dan pegawai teknisnya mencapai 4.277 orang yang sudah diperjuangkan dengan diusulkan menjadi pegawai PPPK.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, H Ahmad Zulinto, SPd, MM mengatakan, seluruh guru honorer yang ada nomor Dapodik dan yang sudah lulus Passing Grade semua akan diusulkan untuk diangkat menjadi PPPK melalui tes observasi tidak tes tertulis.

Suasana Workshop Lingkar Belajar Guru dan Program Mandatori PGRI di tingkat provinsi di Hotel Emilia Palembang, Senin (4/7/2022).

Pada awal tahun 2022 ini, Zulinto mengusulkan guru honorer SD dan SMP sebanyak 4.277 orang untuk menjadi PPPK.

Dari jumlah itu baru 3.500 yang lulus passing grade dan sudah terdaftar dalam Dapodik. “3.500 guru honorer ini akan kita usulkan diangkat PPPK,” katanya.

Zulinto mengatakan, masih ada 777 orang yang belum mencukupi kuota. Artinya untuk memenuhi kuota tersebut akan melaksanakan tes dari umum.

Namun pihaknya akan akan menyelesaikan honorer yang ada dulu untuk diangkat PPPK.

“Untuk seleksi mungkin tahun depan, kita fokus honorer yang sudah ada dulu, jadi ada 3.500 honorer kita usulkan untuk diangkat PPPK,” katanya.

Suasana Workshop Lingkar Belajar Guru dan Program Mandatori PGRI di tingkat provinsi di Hotel Emilia Palembang, Senin (4/7/2022).

Perjuangan Disdik Palembang untuk menjadi 3.500 honorer menjadi PPPK sempat dikemukakan Zulinto selaku Ketua PGRI Sumsel dalam Workshop Lingkar Belajar Guru dan Program Mandatori PGRI di tingkat provinsi di Hotel Emilia Palembang.

Kegiatan yang mengambil tema ‘Mewujudkan PGRI Kids: Transformasi PGRI di Era Disrupsi digelar secara hybrid atau secara tatap muka dan daring pada 4-7 Juli.

Di acara pembukaan yang digelar secara tatap muka di Hotel Emilia Palembang pada Senin (4/7/2022) lalu, dihadiri perwakilan Education International, Desry Darwin, MA dan Vivie Juviyanti.

Turut hadir fasilatator dari PB PGRI H Dudung Abdul Qodir, MPd dan Kemas Akhiriyan.

Sedangkan yang hadir secara daring dan sekaligus membuka acara  Ketum PB PGRI Prof Dr Unifah Rosidi, MPd.

Berfoto bersama.

Pada acara tersebut, Ketua PB PGRI dan perwakilan Education International sangat mengapresiasi usaha dan perjuangan yang dilakukan oleh Ketua Provinsi PGRI Sumsel dalam memperjuangkan para guru honorer untuk diangkat menjadi PPPK.

Workshop Lingkar Belajar Guru dan Program Mandatori PGRI di tingkat provinsi diikuti Rektor Universitas PGRI Palembang  Dr H Bukman Lian, MM, MSi, CIQaR, Ketua Pelaksana Kegiatan Drs H Lukman Haris, MSi, para pengurus PGRI Provinsi, dan pengurus PGRI kabupaten/kota se-Sumsel. (**)

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts