Diresmikan Bupati, 914 Rumah Warga OKU Timur Siap Dibedah

Senin, 2 Desember 2019
Peresmian Program RTLH BSPS di OKU Timur.

Martapura, Sumselupdate.com – Bupati OKU Timur H M Kholid Mawardi meresmikan 914 rumah yang mengikuti Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Persemaian digelar di Desa Banumas Asri, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, Senin (2/12/2019).

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman OKU Timur Aldi Gurlanda mengatakan, tahun ini Kabupetan OKU Timur mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 914 unit rumah yang tersebar di 32 desa dalam 9 kecamatan, besarnya bantuan yang dialokasikan untuk per unit rumah sebesar Rp17.500.000, dengan total nilai bantuan Rp15.995.000.000.

Read More

“Sebanyak delapan kecamatan yang menerima program RTLH ini diantaranya Kecamatan Belitang II yaitu 145 Unit, Kecamatan Semendawai Suku III 155 unit, Semendawai Barat 80 unit, Belitang 80 unit, BP Peliung 20 unit, Buay Madang 125 unit, Semendawai Timur 85 unit dan Cempaka 25 unit,” kata Aldi.

Dirinya menambahkan, kegiatan bantuan stimulan perumahan swadaya ini sudah sesuai petunjuk teknis pelaksanaannya, dan dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok swadaya masyarakat yang di damping oleh fasilitator, serta di dampingi dan diawasi juga olah tim teknis desa, kecamatan dan kabupaten.

Sementara itu Kepala Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyedian Perumahan Provinsi Sumsel Ir A Darwis MM mengungkapkan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus berupaya untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya.

“Tujuan dari program ini adalah meningkatkan rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni, tahun ini Sumsel mendapatkan alokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya sebanyak 4.500 unit penerima bantuan, dimana Kabupetan OKU Timur terbanyak yang mendapatkan bantuan,” tuturnya.

Ditempat yang sama Bupati OKU Timur H M Kholid Mawardi dalam sambutan dan arahannya mengatakan, pada 2017 lalu Pemkab OKU Timur telah bertemu Dirjen Perumahan dan Staf Ahli Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Dalam pertemuan itu Pemkab OKU Timur telah mengajukan proposal sebanyak 8.000 lebih rumah untuk dilakukan peningkatan kualitas, namun kementerian hanya mengabulkan 914 unit rumah.

“Tahun ini pemerintah kembali mengusulkan dan 2020 dikabulkan sebanyak 600 lebih rumah yang akan dibedah. Perlu dijelaskan bantuan stimulan ini diberikan kepada warga yang memang rumahnya tidak layak huni dengan ketentuan dan persyaratan sesuai peraturan Kementerian Perumahan Rakyat,” ungkapnya.

Lanjutnya, bantuan stimulan ini merupakan program yang mengadopsi pola budaya masyarakat Indonesia, dimana bantuan berbentuk pancingan dengan memanfaatkan sumber daya masyarakat untuk gotong royong.

“Budaya Indonesia adalah budaya gotong royong dimana sanak sudara dan jiran tetangga membantu dalam membangun rumah milik penerima program dan ini merupakan akar budaya kita,” katanya.

Ia juga menjelaskan, bantuan stimulan perumahan swadaya ini bernilai Rp.17.500.000 per satu unit rumah yang menerima bantuan, namun Rp15.000.000 akan diterima dalam bentuk bahan material.

“Penerima bantuan tidak menerima uang namun menerima dalam bentuk barang yang dibelanjakan oleh kelompok kerja dan sisanya dua juta lima ratus merupakan ongkos tukang, hal ini bertujuan untuk mengurangi penyimpangan,” tuturnya.

Menurut Bupati, anggaran stimulan sebesar ini tentunya tidak cukup, namun disinilah peran Kepala Desa, Masyarakat dan sanak saudara untuk saling membantu untuk mensejahterakan saudaranya.

“Kedepan Kabupetan OKU Timur juga mendapatkan bantuan rumah susun sewa atau Rusunnawa untuk Aparatur Sipil Negara yang nantinya akan berbentuk seperti apartemen, tahun ini sudah memasuki proses lelang di Kementerian dan tahun 2020 akan segara di bangun,” kata Bupati.

Dalam kesempatan tersebut Bupati OKU Timur menyerahkan bantuan kepada perwakilan 9 Kecamatan penerima bantuan dan 2 perwakilan pekerja perumahan.

Bupati OKU Timur juga menyempatkan diri meninjau rumah milik warga Desa Banumas Asri Kecamatan Buay Madang Timur. (mat)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts