Palembang, Sumselupdate.com – Dalam keadaan terluka dan kening dibalut perban, MR (15) ditemani ibunya, Mardiana (33) melaporkan RA (15) ke SPKT Polresta Palembang, Senin (12/8/2019).
Betapa tidak, korban ini ‘geger otak’ setelah dikeroyok dan dipukul pakai palu dan batu, hanya karena salah paham pinjam meminjam peralatan sekolah.
Terlapor yang tersinggung, membuat janji dengan korban bertemu di seberang Kampus Utama Kampus Bina Darma, Jalan Ahmad Yani pada Minggu (11/8) malam. Kepada petugas korban yang masih dalam keadaan tidak sehat, menjelaskan antara pelaku dan dirinya masih teman satu kelas.
“Awalnya salah paham, dia sering pinjam peralatan sekolah dengan anak saya. Mungkin tidak terima disinggung anak saya, dia menghubungi anak saya dan janji bertemu di lokasi. Sesampainya, anak saya dipukul menggunakan palu, sementara pelaku lain memukuli anak saya dengan batu,” jelas warga Lorong Sabar, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan SU I ini.
Korban yang sempoyongan pulang ke rumah, langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. “Melihat anak saya terluka, saya langsung bawa berobat. Saya harap polisi dapat segera menangkap mereka,” jelasnya.
Kasubag Humas Polresta Palembang Iptu Tohirin membenarkan adanya laporan korban yang masih dalam proses penyelidikan setelah menerima laporan korban yang mengalami luka di bagian kepala, kening, bahu kanan dan lutut kanan. (tra)











