Baturaja, Sumselupdate.com – Penemuan dan penangkapan beruang madu oleh warga Desa Kepayang, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Jumat, (17/6) lalu, belum diketahui oleh pihak Badan Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Dinas Kehutanan Kabupaten OKU. Padahal hewan yang dilindungi itu sangat perlu diselamatkan.
Buktinya, setelah dua hari belum ada tindakan dari pihak terkait, “Belum ada pihak dinas terkait melihat ini,” ucap Jasa Hardi, warga Desa Kepayang, Minggu (19/6).
Namun, menurut informasi, kata dia, pihak kehutanan akan datang pada sore hari ini, “Kabarnya sore hari ini mereka akan melihat hewan itu, tapi sampai saat ini belum tiba,” ucapnya.
Sementara itu, Kades Desa Kepayang, Kecamatan Peninjauan, Sobari, mengaku, telah mendengar informasi itu, namun saat ini dirinya pun masih berada di Rumah Sakit. “Memang benar ada, tapi saya masih di Rumah Sakit karena ada keluarga sakit,” ucap Sobari.
Diketahui, menurut keterangan warga sendiri, penangkapan itu dilakukan dua hari yang lalu. Ada sekitar lima orang yang menangkap beruang itu dengan menggunakan tali.
“Caranya dikepung warga, nangkapnya dengan tali. Saat itu warga hendak mancing di kawasan kebun warga seberang Sungai Ogan,” tambah Jasa Hardi.
Saat ini hewan itu berada di salah satu rumah warga, kondisinya pun terikat rantai dan terlihat lesu, masyarakat luas pun berharap beruang itu segera diselamatkan.
Hingga berita ini diturunkan belum ada tindakan dari dinas terkait unuk menangani hewan yang bernama latin Helarctos malayanus tersebut. (yan)











