Dikira Diculik, Jasad Siswa SDN Mengapung di Sungai Musi

Senin, 18 April 2016
Jasad Refi Mubarak yang tewas tenggelam di Sungai Musi dievakuasi petugas dan warga, Senin (18/4).

Sekayu, Sumselupdate.com –Pencarian keluarga Refi Mubarak bin Husni Mubarak akhirnya berakhir, menyusul ditemukannya jasad bocah yang tinggal di Dusun 1, Desa Ulak Paceh Jaya, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Muba, mengambang di Sungai Musi.

Jasad Siswa SD kelas 2 ini ditemukan, Senin (18/4), sekitar pukul 08.00. Mayat korban mengapung di Sungai Musi, tepatnya di RT 17 Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu.

Read More

Saat pertama kali dinyatakan hilang pada Sabtu (16/4) lalu, pihak keluarga menduga korban diculik, sebab selama ini korban tak pernah main atau mandi di dekat Sungai Musi.

“Waktu itu, pada  Sabtu sore, dia (korban) masih terlihat main di sekitaran rumah. Nah mendekati magrib sudah tak ada lagi yang melihatnya. Kami pun melakukan upaya pencarian,” ujar Bibi korban.

Dirinya tak menyangka kalau keponakannya  itu tenggelam dan terbawa arus Sungai Musi.

“Kami mengira dia diculik orang. Makanya keluarga sudah mengerahkan anggota keluarga yang lain dibantu warga melakukan pencarian. Bahkan sudah kami sebarkan melalui internet,” terangnya.

Saat pertama kali mendengar ada penemuan mayat di Sungai Musi, ia dan anggota keluarga lain langsung bergegas menuju lokasi.

“Dan benar itu keponakan kami. Memang dari wajah nya sudah tak terlihat jelas karena sudah membengkak. Namun saya mengenali dari pakaian yang dikenakan sama persis dengan keponakan kami saat pertama kali menghilang,” bebernya.

Saat di temukan, jenazah bocah yang ditemukan mengapung mengenakan kaos warna kuning, celana pendek warna biru, serta anting dan gelang silver di tangan kanan.

Sementara itu, Andi Sofian (38) salah seorang nelayan yang menemukan jenazah korban menuturkan saat itu dirinya dan beberapa teman sesama nelayan sedang mencari ikan di sungai.

“Kami melihat anda benda mengapung menyerupai boneka dengan posisi telentang. Yang pertama kali menghampirinya itu teman saya. Dan dia langsung menepikan jenazah agar tak hanyut lebih jauh,” jelasnya.

Setelah dipastikan bahwa itu mayat anak-anak, ia dan beberapa teman nelayan lainnya melaporkan kepada ketua RT 17 Kelurahan Soak Baru, lalu kemudian menghubungi pihak kepolisian serta warga lain untuk mengevakuasi jenazah.

Setelah diperiksa oleh anggota keluarga, akhirnya jenazah bocah tersebut dibawa ke RSUD Sekayu untuk di lakukan visum, baru kemudian di bawah ke rumah duka di Dusun 2, Desa Ulak Paceh Jaya, Kecamatan Lawang Wetan guna dikebumikan. (est)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts