Baturaja, Sumselupdate.com – Tim dokter RSUD Ibnu Soetowo Baturaja sudah melakukan visum terhadap mayat Mr X berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan mengambang di Sungai Ogan. Hasilnya, jika mayat tersebut tidak ada tanda-tanda penganiayaan.
“Tidak ada tanda penganiayaannya,” kata salah satu tim dokter saat ditanyakan wartawan seusai visum di kamar jenazah RSUD Baturaja, Senin (18/4) malam.
Namun saat dilakukan visum mendalam, petugas yang memeriksanya mengatakan, mayat tersebut ada luka di dahi dan lebam-lebam di sekujur tubuh serta kemaluanya.
Sementara itu, Kades Tanjung Dalam, Herzon mengatakan, mayat pria tanpa identitas tersebut pertama kali ditemukan oleh Adi (20), warga Tanjung Dalam yang saat kejadian kebetulan sedang mandi di sungai.
Dikatakan Herzon, begitu melihat ada sesosok mayat yang mengapung di sungai, Adi langsung menepikan mayat yang terbawa arus sungai itu, untuk kemudian dibawa ke pinggir. Selanjutnya Adi minta bantuan warga sekitar untuk melaporkan ke kades.
“Ciri- ciri mayat tinggi badan sekitar 165 sentimeter, rambut pendek, menganakan baju kaos kuning dan celana jean warna hitam. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban saat ditemukan,” ungkap Herzon.
Selajutnya, mayat yang dievakuasi menggunakan perahu motor ke arah hulu sungai ini dibawa ke RSUD Dr Ibnu Sutowo untuk dilakukan visum et revertum. Jenazah pria yang belum diketahui identitasnya ini dibawa dengan menggunakan mobil ambulance milik puskesmas setempat.
Sementara itu pantauan di lapangan, setelah mendapat laporan adanya penemuan mayat, pihak kepolisian dari Polsek Lubuk Batang dan tim identifikasi Polres OKU langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Hingga malam ini belum ada warga yang mengenali jasad korban. “Sebab akibatnya belum tahu. Di tubuh korban juga tidak ditemukan kartu identitas. Sehingga belum diketahui identitasnya,” kata Kapolsek Lubuk Batang, AKP Suyanto melalui Kanit Reskrim, Bripka Andi Priadi SH. (yan)











