Baturaja, Sumselupdate.com – Paskibra Kabupaten OKU sudah memulai persiapan pelatihan dan menjalani masa karantina sejak 30 Juli hingga 18 Agustus di Hotel Musas dan diisi dengan 10 materi.
Ardi Ferdiansyah selaku panitia capaska mengatakan persiapan yang dilakukan sudah dimulai dari formasi, baris berbaris, tentang bendera dan saat karantina capaska juga diberikan materi dari berbagai aspek, seperti Dinas Kesehatan, Pendidikan, Kejaksaan, Kodim, KNPI, Porles dan sebagainya.
Adapun jumlah peserta karantina calon paskibra Kabupaten OKU ada sebanyak 53 orang, yaitu 26 putra dan 27 putri setelah sebelumnya menjalani serangkaian proses seleksi.
“Sosialisasi ke sekolah sudah dilakukan sejak Februari. Ada sebanyak 53 siswa yang lolos seleksi di Kabupaten OKU dan ada peserta dikirim ke tingkat provinsi,” ujar Ardi.
Dirinya berharap, dalam pelaksanaan pengibaran bendera peringatan HUT Kemerdekaan nanti bisa berjalan lancar dan materi yang didapat selama di karantina bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu Putra Muhadzib Rezky Hilmy, salah satu peserta karantina menuturkan, dirinya terinspirasi menjadi anggota paskibra karena melihat kakak angkatnya yang juga seorang anggota paskibra. “Awalnya saya hanya seorang yang hobi membaca buku, disitu saya merasa bosan, saya tidak pernah merasakan rasa sakit itu gimana, hidup saya itu enak terus, jadi saya ingin berubah. Itulah motivasi saya menjadi paskibraka,” ujar Hilmy.
Dirinya menambahkan, banyak proses yang ia lewati, dimulai dari latihan fisik dan mental di SMA Negeri 1 OKU. Tak jarang dirinya juga diremehkan orang lain dan meski ada juga yang mendukung.
“Saya yang awalnya tidak bisa push up sama sekali, saat orang lain menjatuhkan, saya mulai bangkit, sampai saat ini push up sudah makanan saya sehari hari,” pungkaasnya.
Hilmy juga mengaku banyak belajar dari pelatihan dan karantina yang dilakukan, seperti belajar mandiri, bangun pagi dan dapat keluarga baru. “Sejak di karantina semuanya berubah, apa-apa dilakukan sendiri, punya teman rasa keluarga dan sambil belajar memimpin juga disini apalagi saya dipercaya menjadi Pak Lurah,” tutupnya. (nad)











