Muaraenim, Sumselupdate.com – Perlintasan kereta api tanpa palang pintu berlokasi di Pelawaran, Kelurahan Pasar I Pelitasari, Kecamatan Kota Muaraenim, Kabupaten Muaraenim, kembali menelan korban.
Kali ini sebuah mobil Toyota Cayla Nopol BG 57 OW, dikemudikan Rhamadhanie (24), warga Asrama Rindam II Sriwijaya Karang Raja, Muaraenim terseret KA Babaranjang nomor KA 3045 No Log 201104251311, yang dilajukan oleh masinis Sapril Oktavian (30) dan asisten Ilham.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (6/11/2018) sekitar pukul 21.35 WIB. Dalam kejadian itu Rhamadhanie (24) dan penumpang mobil Yolanda Pratiwi (25) selamat, keduanya hanya mengalami luka ringan.
Sementara mobilnya mengalami rusak ringsek pada bagian depan akibat terkena besi baja gerbong kereta api tersebut.
Peristiwa itu bermula dari korban mengendarai mobilnya berjalan dari arah Pelawaran menuju jalan lintas Sumatera.
Pada saat hendak melintas rel perlintasan kereta api tersebut, diduga korban tidak melihat ke kanan dan ke kiri.
Ketika mobil yang dikemudikannya hendak menyeberang perlintasan tersebut, tiba-tiba dari arah Prabumulih menuju Tanjung Enim datang KA Babaranjang tanpa muatan Batubara.
Akibatnya mobil tersebut terseret KA yang tengah melintas sejauh sekitar lima meter.
Beruntung korban bersama penumbang mobil tersebut selamat hanya mengalami luka ringan. Sedangkan mobilnya mengalami rusak ringsek pada bagian depan dan samping.
Kapolres Muaraenim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta dan Kasat Lantasnya, AKP Budi Hartono S membenarkan kejadian itu.
“Kasusnya masih dilakukan penyelidikan, sedangkan mobilnya sudah dievakuasi,” jelasnya. (azw)











