Diguyur Hujan Lima Jam, Empat Desa di Musirawas Terendam Banjir

Kondisi banjir di Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas (Mura)

Laporan : Marwan Ashari

Muarabeliti, Sumselupdate.com – Hujan deras selama lima jam sejak pukul 02.00 Wib hingga pukul 06.00 wib, Kamis (25/5/2021) menyebabkan empat desa dalam wilayah Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas (Mura) terendam banjir.

Bacaan Lainnya

Banjir yang merendam rumah warga ini akibat meluapnya Sungai Lakitan.

Banjir kali ini cukup mengagetkan masyarakat, karena belum pernah terjadi sampai merendam rumah masyarakat sejak kurun waktu 10 tahun terakhir.

Luapan air tersebut merendam rumah dan pemukiman warga di Desa Batu Gane Lama, Muara Nilau, Taba Gindo dan Desa Prabu Menang Kecamatan Selangit Kabupaten Mura.

“Banjir terjadi akibat luapan air sungai lakitan, dimana debit air sungai alami peningkatan akibat hujan deras yang mengguyur Kecamatan Selangit mulai pukul 02.00 WIB dini hari hingga pukul 06.00 WIB,” kata seorang warga Desa Muara Nilau, Sehi, kepada awak media.

Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas (Mura)

 

Dikatakannya sudah dua kali dalam bulan ini. Kemarin pas lebaran kedua dan hari ini banjir lagi. Kalau rumah, banyak yang terendam setinggi lutut orang dewasa, bahkan akses jalan keluar ikut terputus karena air menutupi jalan hingga setinggi pinggang orang dewasa, sehingga kendaraan tidak bisa melintas.

Dirinya menyampaikan jika naiknya air sungai lakitan hingga merendam rumah warga sangat jarang terjadi, bahkan sudah sepuluh tahun ini debit air sungai lakitan hanya naik beberapa meter tetapi tidak pernah naik kepemukiman masyarakat.

“Kalau debit sungai lakitan sering naik, paling hanya satu atau dua meter naiknya, tapi tidak pernah sampai merendam rumah warga. Sudah sepuluh tahun lebih tidak terjadi bajir seperti ini,” katanya.

Terpisah Kepala Desa Batu Gane, Budi mengatakan, kemungkinan naiknya sungai lakitan akibat dari hujan yang cukup deras di bagian hulu sungai. sehingga beberapa anak sungai kecil yang bermuara di sungai lakitan mengalami kenaikan debit air.

“Kemungkinan kenaikan air sungai karena hujan yang cukup deras mengguyur Kecamatan Selangit dan dibagian hulu sungai. Ada beberapa sungai kecil seperti sungai simol ikut mengalami kenaikan debit air sehingga sungai lakitan bajir besar,” pungkasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.