Palembang, Sumselupdate.com – Diduga tewas dianiaya oknum polisi, pihak keluarga Supriyanto (35) memilih mendatangi Polda Sumsel, Selasa (5/4). Supriyanto (35) tewas setelah mengalami beberapa luka lebam di wajahnya serta luka tembakan di kakinya.
Mertua Supriyanto, Suwito (55), menjelaskan bermula saat menantunya dituduh telah melakukan pencurian di rumah orangtua seorang oknum polisi, inisial Y. Kemudian menantunya dijemput Topo dan Arif yang masih masih keluarga Y dari rumahnya, di Kampung Abadi, Kecamatan Muara Dua, Kabupaten OKU Seletan.
“Tepatnya, Selasa (29/3), sekitar pukul 15.00 lalu. Mereka mengaku disuruh Y agar menjemput menantu saya itu untuk dibawa ke rumah Y, saat itu masih dalam keadaan baik-baik saja. Selang beberapa lama, istrinya menyusul dan saat tiba di sana, menantu saya sudah penuh luka lebam dan juga ditembak di kakinya,” ujarnya.
Namun, pada Rabu (30/3), sekitar pukul 18.00, tiba-tiba datang Polisi dan mengatakan, Supri kritis hingga kemudian dibawa ke Rumah Sakit Baturaja dan nyawanya tidak tertolong lagi. (man)











