Diduga Kena Begal, Wanita Tewas di Parit Dekat SMA 19 Jakabaring

Senin, 17 Oktober 2016
Petugas mengevakuasi jasad korban.

Palembang, Sumselupdate.com – Sesosok wanita ditemukan tak bernyawa di pinggir parit dekat SMA Negeri 19, Komplek Ogan Permata Indah (OPI), Jakabaring Palembang, Senin (17/10/2016) pagi.

Mayat perempuan berambut ikal mengenakan tank top dan legging berwarna cokelat tersebut diduga merupakan korban perampokan disertai pembunuhan.

Read More

Di tubuh korban ditemukan dua luka tusuk di pundak, serta hidung dan mata mengeluarkan darah. Tidak hanya itu, pada bagian wajah hingga lengan ditemukan sejumlah luka lebam.

“Waktu itu saya dipanggil tukang sampah, katanya ada mayat di pinggir parit, kemudian saya lihat mayat itu posisinya tertelungkup, ditemukan sekitar pukul 07.00 pagi. Kemudian saya lapor ke Pos Polisi Jakabaring OPI,” sebut salah seorang warga.

Mendapati laporan tersebut, petugas patroli langsung berkoordinasi dengan SPKT dan tim identifikasi Polresta Palembang untuk mendatangi lokasi dan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Setelah mendapat laporan dari masyarakat, kita langsung mendatangi TKP. Di lokasi kejadian ditemukan barang bukti sandal sebelah kiri, ikat rambut, patahan kunci sepeda motor dan kunci borgol. Untuk dugaan sementara korban tewas akibat dibunuh,” kata Kapolsek SU I Palembang AKP Khalid Zulkarnain.

Setelah  identifikasi sidik jari menggunakan Mobile Automatic Multi Biometric Identification System (Mambis) diketahui korban bernama Sri Ekawati (43), warga Jalan Robani Kadir, Lorong Simpang Pipa, RT 12/04, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju, Palembang.

Sutriono (52), suami korban mengaku, mendapat kabar kematian korban dari anaknya bernama Yoga Fernando (20), yang melihat foto ibunya sudah meninggal di media sosial. Dalam satu tahun terakhir, dirinya dan korban sudah pisah ranjang, sehingga tidak mengetahui persis aktivitas istrinya tersebut. “Kami sudah tidak tinggal satu rumah lagi. Kami memang pisah, tapi belum bercerai,” imbuhnya.

Sejauh ini, polisi masih melakukan penyelidikan kasus tewasnya korban. Dugaan korban tewas akibat dibunuh semakin menguat. Hal itu setelah ditemukan bekas luka yang diduga jeratan tali di leher korban. “Masih dalam penyelidikan kita,” kata Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts