Diduga Gizi Buruk, Balita 9 Bulan di Kabupaten OKU Meninggal Dunia

Sabtu, 29 Juli 2017
Kondisi NV yang menderita gizi buruk meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Noer Hasmir DKT Kabupaten OKU, Sabtu (29/7/2017).

Baturaja, Sumselupdate.com – Sungguh miris nasib menimpa NV, balita berumur 9 bulan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

NV meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Noer Hasmir DKT), setelah menderita gizi buruk.

Read More

Nyawa NV yang tinggal Kemiling Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, OKU ini, mengembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 05.30, Sabtu (29/7/2017).

Tak hanya dibekap gizi buruk, NV juga menderita penyakit Bronkopneumonia di mana penyakit tersebut menyerang saluran pernafasan.

Kepala Dinas Sosial OKU Saiful kamal saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya mengaku, belum mengetahui persis apakah gizi buruk atau ada penyakit lain yang menyebabkan kematian NV.

“Semalam (Jumat, 28/7) saya dihubungi Dr Rika dari rumah sakit DKT yang menginformasikan jika ada penderita gizi buruk saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit DKT. Mendapat laporan tersebut, kita langsung melakukan pengecekan ke rumah sakit, dan ternyata benar ada pasien gizi buruk dan tidak masuk dalam jaminan kesehatan BPJS serta dari keluarga yang kurang mampu,” kata Saiful.

Namun, kata Saiful, saat kita sedang melakukan kepengurusan BPJS, ternyata NV keburu dipanggil Yang Maha Kuasa.

”Batas wewenang kita hanya bagian tidak mampunya keluarga NV, untuk masalah kesehatan biar pihak Dinkes yang menjawab,” kata Saiful.

Saiful mengingatkan, jika ditemukannya hal seperti ini segera mungkin untuk melapor ke Dinas Sosial, agar cepat ditindaklanjuti.

”Jangan takut untuk melapor, dan jangan takut dimintai biaya, semua gratis karena sudah ditanggung oleh pemerintah, lagian untuk balita ‘kan sudah ada program pemerintah yakni Kartu Menuju Sehat (KMS). Makanya kita minta para Kades, RT harus proaktif melakukan pemantau kepada warga Penyandang Masalah Kesejahteraan (PMK) terkhusus yang pempunyai penyakit baik menular atau tidak,” kata Saiful

Nantinya, kata dia, pihak Dinsos akan melakukan koordinasi dengan Baznas untuk memberikan bantuan dan tindakan kepada warga kurang mampu. (wid)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts