Muarabeliti, Sumselupdate.com – Sedikitnya 993 Pegawai Negeri Sipil (PNS) mulai dari pejabat esselon 1 sampai V mengikuti tes urine secara mendadak. Tapi anehnya tes urine yang dipimpin langsung Bupati Mura, Ir H Hendra Gunawan nampaknya sudah bocor. Indikator ini terlihat dari banyak pejabat tidak hadir. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya pejabat kabur melalui pintu belakang.
Padahal penjagaan yang dilakukan Sat Pol PP sangat ketat. Ditambah lagi dari personil bantuan dari Satnarkoba Polres Mura. Namun masih saja. Banyak pejabat yang berkeliaran di luar.
Bupati Mura H Hendra Gunawan menegaskan untuk permasalahan narkoba dia berada di garda terdepan dalam pemberantasanya.
Pelaksanaan tes urine dilakukan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dari narkoba. Apalagi pejabat pemerintah tugasnya adalah melayani.
“Siapa pejabat yang memakai atau mengkonsumsi narkoba akan segera ketahuan. Karena hasil test urine ini bisa langsung dilihat. Program ini merupakan bagian dari visi Mura sempurna kedepan,” ungkapnya
Tidak itu saja kata orang nomor satu dijajaran Pemkab Mura ini, hasil test urine bisa dan akan di jadikan acuan dalam merolling posisi pejabat Mura. Karena yang dibutuhkan dalam membangun Mura kedepan adalah orang-orang yang bebas narkoba.
“Kita sekarang masih tertinggal. Diharapkan dengan di pimpin oleh orang-orang yang bebas narkoba dan pikirannya bersih. Insya Allah Mura kedepan sesuai dengan cita-cita masyarakat Mura. Yaitu Darussalam dan sempurna,” katanya.
Disinggung masalah sanksi, ia menegaskan untuk masalah sanksi sifatnya masih dalam pembinaan. Apabila tidak bisa dilakukan pembinaan. Satu-satunya jalan adalah dibinasakan. Karena stok pejabat yang berkompetensi mulai esselon II sampai dengan IV dikabupaten Mura cukup banyak.
“Tidak ada persoalan kalau ada yang terlibat ya kita Binasakan. Bahkan walaupun banyak yang sudah pindah ke Propinsi Bengkulu dan daerah lainnya roda pemerintahan kita tetap jalan. Tapi yang jelas tetap proporsional dan bijaksana,” tegasnya.
Sementara Kepala BNN Propinsi Sumatra Selatan Brigjen Pol Iswandi Hari memberi apresiasi kepada Bupati Mura karena telah berinisiatif menjadi pelopor pemerintahan bersih narkoba di Mura. Bahkan menurut ia pemberantasan narkoba dimasing-masing kabupaten tidak bisa berjalan baik tanpa ada bantuan dari pemerintah daerah.
“Kalau test urinenya sudah di mulai dari Bupati langsung. Tidak ada lagi alasan pejabat lainnya untuk tidak melakukan test urine. Dan yang dibawah-bawah pasti manut,”ungkapnya
Hanya saja untuk masalah hasilnya sendiri pihaknya tidak bisa mempublikasikannya secara langsung. Karena menurut ia bila BNN propinsi yang menggelarnya secara langsung hasilnya bisa langsung di lihat dan yang terlibat bisa langsung diangkut.
“Nah sekarang Bupatinya langsung yang memimpin test urinenya tentunya semua mekanisme tergantung Bupati. Kita hanya sebagai pendamping saja. Namun perlu diketahui narkoba adalah musuh bersama,” pungkasnya.(Ain)











