Laporan : Heriyansyah
Baturaja Sumselupdate.com – Banyaknya Proyek bermasalah yang ada di Kabupaten OKU yang diduga menyebabkan kerugian negara hingga ratusan juta rupiah membuat Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi (GMPD) Sumatera Selatan gerah dan akan menggelar aksi demo di Kejaksaan Tinggi Palembang.
Hal ini terungkap setelah Ketua Umum GMPD Sumatera Selatan, Muslimin Baijuri, S.Ag melayangkan surat aksi unjuk rasa damai di Mapoltabes Palembang, Selasa (27/6), sekitar pukul 13.30 WIB.
Saat ditemui di Baturaja Rabu (28/6), Muslimin mengungkapkan jika saat ini, banyak proyek pembangunan yang ada di Kabupaten OKU diduga bermasalah. Salah satunya adalah proyek pembangunan jalan cor beton di Blok H2 Kecamatan Sinar Peninjauan senilai hampir Rp1 miliar dengan dugaan kerugian keuangan Negara sebesar Rp522 juta lebih.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada proyek tersebut, ada kerugian negara yang mencapai Rp522 juta. Hal ini bisa terlihat secara kasat mata pada proyek jalan yang telah selesai dibangun,” ungkap Muslimin.
Dikatakan Muslimin, proyek tersebut diduga milik salah seorang oknum anggota DPRD OKU berinisial H RD, yang diatasnamakan pihak lain. Namun jika Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut kasus ini maka akan terungkap aliran keuangan proyek tersebut serta jangan sampai kerugian keuangan Negara dikembalikan oleh pihak kontraktor namun proses hukum tidak berlanjut.
“Kita tidak menginginkan proyek jalan cor beton yang seyogyanya dianggarkan Pemkab OKU untuk membangun infrastruktur malah di korupsi secara besar-besaran. Kita akan mengawal kasus ini dan jangan sampai karena kerugian keuangan negara dikembalikan sementara kasus korupsi tidak berlanjut,” tegasnya.
Sementara, Anggota DPRD Kabupaten OKU H RD saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp tidak memberikan komentar apapun terkait dugaan keterlibatannya pada sejumlah proyek pembangunan yang ada di Kabupaten OKU. (**)











