Palembang, Sumselupdate.com – Usai diperiksa selama hampir 10 jam, Ketua Umum KONI Sumsel, Hendri Zainuddin (HZ) mengaku capek.
HZ mengaku dicecar 30 pertanyaan oleh pihak penyidik Kejati Sumsel.
Berdasarkan pantauan, Ketua KONI Sumsel ini keluar dari Gedung Kejati Sumsel, sekitar pukul 20.30 Wib.
“Saya diperiksa sejak pukul 10 pagi tadi. Sekitar ada 30 pertanyaan yang dilayangkan,” ungkap HZ kepada wartawan, Senin (12/6/2023).
HZ pun mengaku lelah usai diperiksa nyaris seharian oleh pihak Kejati Sumsel.
“Iya jelas (capek) lah,” singkatnya.
Dalam pemeriksaan, HZ menyebut hanya menjelaskan terkait mekanisme pencairan dana di KONI Sumsel serta deposito.
“Untuk pemeriksaan barang dan jasa itu tidak ada ya. Ini hanya bersifat mekanisme, seperti bagaimana pencairan dana di KONI Sumsel,” katanya.
Dijelaskannya, terkait dana deposito berjumlah Rp1 miliar baru digunakan Rp200 juta dan masih ada Rp800 juta di rekening dan belum digunakan.
“Terkait dana Rp200 juta itu akan diklopkan,” tuturnya.
Menurutnya, dengan adanya perkara tersebut persiapan Pra PON dan Porprov Sumsel di Kabupaten Lahat sedikit terganggu iramanya.
“Saksi-saksi ‘kan banyak, ya. Kita turut membantu menghadirkan,” tutupnya. (ron)











