Palembang, Sumselupdate.com – Sungguh malang apa yang dialami sebut saja Mawar (14), sebut saja demikian namannya.
Siswi SMK di salah satu sekolah di Kota Palembang ini diduga baru saja digilir oleh dua pria tak dikenal di dalam sebuah mobil.
Kasus asusila ini terungkap setelah Mawar ditemani ayahnya Asnawi (38) melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta Palembang, Selasa (7/3/2017).
Kepada polisi, diceritakan korban bahwa awalnya seperti biasa dia berangkat sekolah sekitar pukul 06.30. Namun saat melintas di Jalan Semeru, Kecamatan IT 1 Palembang, tepatnya tak jauh dari SMP Negeri 6 Palembang sebuah mobil jenis Terios warna silver menghampirinya.
“Ada dua orang Pak. Awalnya yang satu pura-pura tanya alamat, dan temannya dari belakang membekap saya pakai sapu tangan, setelah itu saya tidak sadar lagi,” tutur korban yang masih trauma.
Sekitar tiga jam berselang, korban kemudian sadar dan masih berada di mobil dalam keadaan berhenti.
Ketika itu, salah satu pelaku sedang menelpon. Melihat momen tersebut, kemudian dimanfaatkan korban untuk melarikan diri.
“Saya langsung kabur Pak, naik angkot. Dan saat di rumah saya baru sadar (maaf) BH saya sudah lepas dan rok saya sobek,” jelasnya.
Baik korban maupun orang tuanya berharap pelaku bisa segera ditangkap dengan ciri-ciri yang disebutkan korban salah satunya menggunakan mobil Terios warna silver.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede SIk membenarkan dengan adanya laporan korban dugaan penyekapan dan dugaan pemerkosaan sebagaimana laporan polisi Nomor: LPB/529/III/2017/SPKT.
“Ya, laporan sudah kita terima. Saat ini dalam penyelidikan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang atas dugaan pidana Pasal 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” pungkasnya (sbw)











