Palembang, Sumselupdate.com – Karena dianggap sudah sangat meresahkan, dua spesialis jambret, yakni Firman (22) dan Aldo (20) dilumpuhkan anggota Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang, Kamis (20/4/2017).
Tak hanya itu, tindakan tegas terpaksa diambil petugas, karena kedua warga Desa Sungai Gerong, Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin ini mencoba melarikan diri saat akan disergap, ketika mereka nongkrong di simpang tiga Tangga Takat, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU II Palembang.
Berdasarkan data yang dihimpun, komplotan pelaku sudah sering melancarkan aksinya di sejumlah wilayah Kota Palembang. Terakhir, pelaku mengambil tas milik Doni Osmon (19) yang sedang berada di bengkel las di kawasan Jalan KH Azhari, Kecamatan SU II Palembang.
Saat itu korban yang hendak membuang air kecil meletakkan tas selempang miliknya di pagar besi bengkel tersebut. Setelah dari kamar mandi, ia memergoki kedua pelaku sedang mengambil tas miliknya. Lalu, pelaku kabur menggunakan sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam biru tanpa plat nomor polisi. Meski sempat dikejar oleh korban, namun pelaku berhasil menghilang di kawasan simpang tiga Tangga Takat.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara SIk melalui Kanit Tekab Ipda Daniel Dirgala mengatakan penangkapan pelaku ditangkap setelah pihaknya mendapat laporan dari masyarakat yang resah dengan aksi jambret.
“Saat kita sedang menyelidiki pengaduan masyarakat, ada kejadian lagi. Langsung kita kejar dan berhasil mengamankan kedua pelaku. Namun, pelaku mencoba kabur, sehingga terpaksa kita berikan tindakan tegas,” katanya.
Menurut Daniel, berdasarkan pengakuan tersangka, dirinya baru satu kali melakukan aksi kejahatan. “Namun akan kita kembangkan, karena banyak laporan yang masuk,” tuturnya.
Sementara itu, tersangka Firman menuturkan, saat beraksi dirinya bertugas menunggu di atas sepeda motor. Sedangkan, yang mengambil tas korban adalah Aldo. “Ini baru yang pertama kalinya. Rencananya, kalau berhasil uangnya untuk makan-makan,” tuturnya. (tra)











