Palembang, Sumselupdate.com – Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda menyayangkan ada beberapa narapidana (napi) yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pakjo, Jumat (26/5/2017) dinihari.
“Semoga ini jadi bahan evaluasi Lapas Pakjo dan Lapas lain yang ada di Sumsel, agar memperkuat penjagaan terhadap warga binaan,” ujar Giri ditemui di Gedung DPRD Sumsel.
Politisi PDI Perjuangan ini menilai, kaburnya napi ini mungkin karena mereka melihat kesempatan, dimana petugas lapas yang jumlahnya tidak sesuai, hingga mereka berani melakukan tindakan melarikan diri.
“Selagi ada kesempatan, mereka (napi) mencari celah untuk kabur. Tapi tentu harus diperiksa lebih dalam, posisi petugas saat napi kabur atau apakah ini murni keteledoran atau ada hal lain,” tuturnya.
Dirinya mengatakan, permasalahan utama Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) ini ada pada kurangnya tenaga di Lapas-Lapas tersebut. “Saya juga percaya dan yakin mereka kekurangan staff untuk menjaga Lapas-Lapas ini,” katanya.
Giri berharap, pemerintah punya cukup anggaran untuk membiayai pembangunan lapas baru, sehingga tidak over kapasitas dan dilengkapi dengan para pengurus Lapas yang cukup untuk memantau seluruh aktifitas di dalam penjara.
“Selain itu, dengan bantuan teknologi yang bisa digunakan dipasang CCTV di seluruh areal Lapas, agar bisa memantau seluruh kegiatan warga binaan. Termasuk letak Lapas Pakjo yang berada di tengah permukiman warga, bisa direlokasi seandainya pemerintah memiliki dana,” harapnya. (ery )











