PALI, Sumselupdate.com – Warga Desa Muara Ikan, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendesak pihak kontraktor, selaku perusahaan yang mengerjakan jembatan penghubung dari Desa Prabumenang bisa mengenjot pekerjanya agar selesai dalam waktu yang tepat.
Hamsir (38), salah satu warga setempat mengatakan, bahwa pembangunan jembatan Muara Ikan, saat ini mengalami kendala dengan alat pemasang pancang yang berada di lokasi pengerjaan sering mengalami kerusakan, akibat seringnya turun hujan sejak sebulan terakhir.
“Sejak dimulainya pengerjaan kita juga sudah lakukan pengawalan dalam prosesnya, dari awal sampai saat ini. Kita lihat alat pancang jembatan sering rusak akibat terendam air yang naik ke permukaan, setelah hujan terus menguyur wilayah desa kita,” ujarnya, Jumat (21/10/2016).
Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa sejauh ini pembangunan jembatan yang sedang dibangun sudah berjalan 20 persen. Kaki jembatan yang dibangun sudah dilakukan sebelah. “Sekitar 20 persen progresnya. Kita akan kawal terus sehingga tidak ada penyimpangan,” tambahnya.
Sementara, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten PALI Devi Harianto SH MH mengatakan bahwa semua elemen berhak melakukan pengawasan pembangunan jembatan tersebut. Karena, uang yang digunakan merupakan milik negara yang diperuntukan untuk rakyat.
“Semua elemen masyarakat diperbolehkan mengawasi pembangunan jembatan itu. Karena, uang itu milik rakyat dan peruntukanya juga untuk rakyat. Karena, bila ada penyimpangan dalam yang dirugikan juga rakyat itu sendiri,” jelasnya. (adj)











