Dapatkan SDM Berkualitas, Seluruh Kepala SKPD di PALI Diuji Psikotes

Minggu, 21 Februari 2016
Ir H Heri Amalindo, MM dan Ferdian Andreas Lacony, Skom, MM.

PALI, Sumselupdate.com -Pada awal kepemimpinan Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ir H Heri Amalindo, MM dan Ferdian Andreas Lacony, Skom, MM, akan melakukan uji psikotes bagi seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintahan Kabupaten PALI.

Hal tersebut diungkapkan Bupati PALI H Heri Amalindo kepada awak media, belum lama ini. Dilakukanya psikotes bagi Kepala SKPD tersebut bertujuan untuk melihat kemampuan dan mengukur layak atau tidaknya seorang Kepala SKPD sebagai pelayan masyarakat dalam membantu kinerja Bupati dan Wakil Bupati demi mempercepat semua aspek bidang dalam lingkungan pemerintahannya.

Bacaan Lainnya

“Kita lakukanya tes psikotes tidak lain untuk mengetahui kemampuan Kepala SKPD itu sendiri, layak atau tidak dalam memimpin dinas yang diamanahkan kepadanya, sebagai pelayan masyarakat, sebagai pembantu Bupati dan Wakil Bupati,” ujar Heri.

Mantan Kadin PU BM Provinsi Sumsel menilai, untuk meningkatkan pelayan masyarakat dan mempercepat pembangunan di wilayah Bumi Serapat Serasan, tentu harus memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu membantu Bupati dan Wakil Bupati dalam bekerja sebagai pelayan masyarakat.

“Untuk mempercepat pembangunan di Wilayah Bumi Serpat Serasan tentu harus dibantu oleh SDM yang memadai dalam memimpin SKPD masing-masing sebagai pelayan masyarakat perpanjangan tangan Bupati dan Wakil Bupati, dalam pembangunan suatu daerah, apalagi Kabupaten PALI merupkan Daerah Otonomi Baru, tentu harus kerja keras dalam setiap bidangnya,” ujar orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan tersebut. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.