Laporan: Novrico Saputra
Pagaralam, Sumselupdate.com – Pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemerintah Kota Pagaralam tak hanya tentang fokus terhadap jalan, penataan sungai dan gedung sekolah maupun aset pemkot lainnya.
Akan tetapi pembangunan infrastruktur juga menyentuh ke bidang pertanian dan sektor pariwisata.
Pembangunan infrastruktur di bidang jalan pertanian dan Pariwisata diwujudkan dalam program penataan dengan pembangunan jalan usaha tani.
Pembangunan jalan usaha tani ini dilakukan guna mempermudah petani dalam melakukan kegiatan pertanian dan pemasaran hasil pertanian.
Pembangunan usaha tani ini juga sebagai bentuk komitmen Pemkot Pagaralam dalam melestarikan keberadaan pertanian.
Plt Kepala Dinas PUPR Kota Pagaralam, Yudianto, ST kepada Sumselupdate.com, Kamis (26/8/2021), mengatakan, di tahun 2021 pihaknya telah menuntaskan pembangunan jalan usaha tani.
Pembangunan jalan usaha tani itu terbagi di tiga kecamatan yakni Kecamatan Pagaralam Utara, Kecamatan Pagaralam Selatan, dan Kecamatan Dempo Utara.
Dengan sistem jalan melingkar salah satunya yang ada di Kelurahan Cughup Jare, Kecamatan Pagaralam Utara.
Menurut Yudi, pembuatan jalan tersebut untuk mempermudah akses pertanian. Di samping itu, diharapkan bisa dimanfaatkan masyarakat lainnya salah satunya jadi tempat akses berwisata desa bagi masyarakat yang ingin menikmati pemandangan Gunung Dempo dan beberapa wisata alam lainnya seperti Cughup-cughup yang ada di kaki Gunung Dempo.
Jalan usaha tani tersebut juga dapat memberikan akses bagi para pengguna jalan agar dimanfaatkan untuk pengenalan proses perkebunan kopi dan teh. Sehingga, kedepannya juga diharapkan petani tidak kesulitan membawa hasil panenya .
“Dengan adanya jalan usaha tani tersebut para petani akan dipermudah membawa kendaraan untuk mengambil hasil panen.
Selain menjadi jalan usaha pertanian pembuatan jalan, juga dapat dimanfaatkan sebagai jalan alternatif ke lokasi objek wisata. Tujuan akhir dari penataan jalan usaha tani tentu dapat dimanfaatkan untuk rekreasi wisata.
Dikatakan pembangunan jalan tersebut bersumberkan dana dari Provinsi Sumatera Selatan tahun 2021.
Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Pagaralam Alpian Maskoni meninjau lokasi pembangunan jalan di wilayah Kelurahan Curup Jare, Kecamatan Pagaralam Utara kemarin.
Walikota mengatakan, pembangunan jalan ini merupakan lanjutan dari pembangunan di tahun 2020 yang telah dibangun sepanjang 3,5 kilometer.
Tahun ini akan dibangun jalan sepanjang 2,6 kilometer, yang berasal dari dana yang sama yakni APBD Provinsi Sumatera Selatan (BAN-Gub).
“Pemerintah Kota Pagaralam akan terus berupaya menggali dana baik dari APBN maupun APBD Provinsi guna melakukan pembangunan di Kota Pagaralam, di tengah refocusing anggaran dalam upaya penanganan Covid-19,” ungkap Walikota. (**)











