Dapat Informasi Warganya Tak Bisa Pulang dari Kupang, Kapolres Muaraenim Lakukan Ini

Minggu, 2 Juli 2023
Momen haru saat Andrew Lenrao bertemu dengan istri dan anaknya, Minggu (2/7/2023).

Laporan: Endang Saputra

Muaraenim, Sumselupdate.com – Seorang penyandang disabilitas bernama Andrew Lenrao, yang merantau ke Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Desember 2020 lalu dengan maksud mencari nafkah sebagai penjahit pakaian lebih kurang tiga tahun lamanya.

Read More

Namun, nasib berkata lain, Andrew, warga Desa Sugihan, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muaraenim ini justru terkendala masalah keuangan di mana ia sedang mengalami kesusahan untuk pulang ke kampung halamannya di Muaraenim.

Kapolres Muaraenim AKBP Andi Supriadi mendengar kabar tentang keadaan Andri melalui grup WhatsApp Ikatan Keluarga Sumatera Bagian Selatan (IKASS) langsung mengambil tindakan untuk memberikan bantuan agar Andrew bisa pulang ke kampungnya.

“Salah satu anggota grup IKASS memohon bantuan agar Andrew dapat dibantu dikembalikan ke kampung halamannya. Atas inisiatif IKASS untuk mengumpulkan sumbangan dari anggota grup. Akhirnya berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp5.250.000, uang tersebut digunakan untuk membelikan tiket pesawat bagi Andrew dari Kupang ke Palembang. hingga kami meminta bantuan anggota grup agar membantunya selama perjalanan dari Kupang hingga sampai di Palembang,” ungkapnya dalam keterangan pers, Minggu (2/7/2023).

Dikatakan Kapolres, Mang Andrew yang seorang difabel difasilitasi pihaknya tiba di Jakarta dibantu oleh Protokol Polda Sumsel, Andrew pun melanjutkan penerbangannya ke Palembang.

“Di Bandara Palembang, Andrew dijemput oleh Protokol Polda Sumsel dan anggota Satlantas Polres Muaraenim. Mereka kemudian mengantarkannya menggunakan mobil Patwal Satlantas Polres Muaraenim ke Desa Sugihan, Kecamatan Rambang, agar dapat dipertemukan kembali dengan keluarganya,” ujarnya.

Kemudian, Kapolres menerangkan perjalanan yang ditempuh sekitar empat jam, untuk tiba di Desa Sugihan dan langsung menuju kediaman keluarga Andrew.

“Keluarga Andrew sangat terkejut dan bingung melihat kedatangan anggota Satlantas Polres Muaraenim. Kemudian, anggota kita bertemu dengan ibu, istri, dan anak laki-laki Andrew yang sudah lama berpisah kurang lebih tiga tahun dan hanya berkomunikasi melalui telepon. Di mana anggota kita langsung mengajak istri dan anaknya untuk membuka pintu mobil hingga istri dan anak Andrew tidak bisa menahan tangis dan langsung memeluk Andrew dengan erat,” ujarnya.

Lebih lanjut Kapolres mengungkapkan senyum bahagia terpancar di wajah Andrew yang akhirnya bisa pulang ke kampung halamannya setelah tiga tahun merantau di NTT.

“Saudara Andrew berencana membuka usaha menjahit dan vermak pakaian di kampung halamannya nantinya. Dan bantuan ini sebagai persembahan kecil yang diharapkan menjadi amal jariyah untuk kita semua khususnya personel Polres Muara Enim dalam rangka HUT ke-77 Bhayangkara tahun 2023,” pungkasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts