Dalam Hitungan Jam, Sindikat Penipuan Calon CPNS Berhasil Digulung

Sabtu, 1 Februari 2020
Pelaku penipuan bermotif penerimaan CPNS saat diperiksa petugas.

Palembang, Sumselupdate.com – Setelah menerima laporan dan melakukan penyelidikan, Direktorat Intelkam Polda Sumsel melakukan pengerebekan terhadap pelaku Iksan di kawasan Jakabaring, Palembang, Jumat (31/1/20) sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat ditangkap, Iksan sedang memberikan pengarahan bahwa nanti para korbannya akan bekerja di RS Siti Fatimah.

Read More

Dari nyanyian Iksan, anggota Dit Intelkam Polda Sumsel menangkap Martin dan Mona. Di mana Martin bekerja sebagai penerima dan pemberi arahan saat korban seolah-olah sedang mengikuti Diklat.

Sementara Mona, sebagai orang dari Kemenkes RI. Sehingga para korban bisa percaya bahwa perekrutan CPNS ini asli dan bukan penipuan.

“Ini ide bertiga dan ide bersama-sama untuk membantu orang tang ingin bekerja sebagai CPNS,” ujar tersangka Iksan di hadapan penyidik.

Dikatakan Iksan, bahwa korban mereka tidak sampai berjumlah hingga 86 orang tetapi banyak yang mengundurkan diri. Bahkan uang mereka pun dikembalikan dan juga ada yang belum menyerahkan uangnya.

“Tidak sampai 86 orang, karena banyak mundur. Uang yang didapat dari para korban sekitar Rp600 juta-700 juta dan uangnya itu bagi tiga,” tuturnya.

Menurutnya,  uang yang disetor dari para korban ini tidak disetor melalui bank tapi bayar langsung dan bertemu para korbannya.

“Saya yang merekrut orang-orang ini. Tapi ini sebuah jasa membantu mereka untuk bekerja. Dan nanti memang akan bekerja tapi masih menunggu,” kilahnya.

Masih dikatakan Iksan, uang hasil dari perekrutan CPNS ini ia gunakan untuk kehidupan sehari-hari. “Untuk jalan-jalan dan usaha,” tandasnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts