Curi Motor CBR 150, Betis Warga Gandus Palembang Didor Petugas

Pelaku pencurian motor berhasil ditangkap.

Laporan: Candra Budiman

Palembang, sumselupdate.com – Usman alias Usnadi (36), diringkus anggota Opsnal Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang, pada Rabu (7/9/2022) malam.

Read More

Warga Jalan Sofian Kenawas, lorong Masjid Lama, Kecamatan Gandus Palembang ini, diringkus karena mencuri sepeda motor jenis Honda CBR 150 Tahun 2017 Warna Orange Putih nopol BG 2836 CU, yang diketahui milik korban seorang mahasiswa bernama Syawali (21), warga Prabumulih.

Bahkan ketika dilakukan penangkapan yang tak jauh dari rumahnya, tersangka berusaha melawan dan hendak kabur, sehingga petugas terpaksa melumpuhkan dengan timah panas yang bersarang di betis kakinya.

Berdasarkan data yang di himpun, tersangka melancarkan aksinya, pada Sabtu (25/6/2022) sekitar pukul 04.00 WIB, di sebuah kosan Jalan Demang Lebar Daun, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan IB I Palembang.

Dimana korban memarkirkan Sepeda Motor di tempat kejadian perkara (TKP) tanpa menggunakan kunci tambahan, lalu pada keesokan harinya pada saat korban bangun tidur, motor miliknya sudah hilang. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian berupa 1 unit Sepeda Motor Honda CBR 150 yang ditafsir sekitar Rp 17 juta, dan melaporkannya ke Polrestabes Palembang.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhamad Ngajib, melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi, membenarkan Satreskrim Polrestabes Palembang, khususnya unit Ranmor sudah berhasil menangkap tersangka pencuri sepeda motor.

“Tersangka sudah ditangkap, sesuai Pasal 363 KUHP, dan tersangka memang DPO.

Dari tersangka mengakui sudah melakukan aksi serupa di dua lokasi berbeda. Selain mengamankan tersangka, diamankan juga barang bukti (BB) satu unit Sepeda Motor Honda Beat warna Merah Putih,” ungkap Kompol Tri.

Untuk saat ini tersangka sedang di lakukan pemeriksaan, di dalami lagi apakah ada perkara lainnya yang pernah dilakukan. “Tersangka pun terpaksa diberikan tindakan tegas terukur dibetisnya lantaran berusaha melawan dan juga mencoba melarikan diri. Tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan penjara diatas 5 tahun. Saat beraksi tersangka berdua dengan temannya yang juga sudah ditangkap oleh Polda Sumsel,” pungkasnya.

Sementara tersangka Usman mengakui perbuatannya dan telah beraksi terhitung tiga kali di lokasi berbeda. “Terpaksa melakukan karena kebutuhan ekonomi kak, memang saya beraksi selalu berdua dengan teman yang juga sudah ditangkap,” tutupnya singkat. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.