Cukai Gula? Pernah Diusulkan Eks Menkes Nila Moeloek, Tapi..

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek

Jakarta, Sumselupdate.com – Wacana soal rencana penerapan cukai untuk produk makanan minuman kemasan tinggi Gula, Garam, dan Lemak (GGL) bukan isapan jempol belaka.

Mantan Menteri Kesehatan 2014-2019 Nila Moeloek pada masa kepemimpinannya, wacana cukai gula sempat dibicarakan dengan serius.

Sayangnya, wacana tersebut belum terwujud hingga sekarang.

“Tadi dibicarakan pajak untuk GGL, gula, garam dan lemak. Ini barangkali yang pernah saya alami, karena tidak semudah itu,” ujar Nila Moeloek dalam acara diskusi publik ‘Quo Vadis Belanja Kesehatan Publik di Indonesia: Mau dan Mampu?’, dikutip dari suara.com jaringan nasional sumselupdate.com, Rabu (2/12/2020).

Nila bercerita jika rencana penerapan cukai makanan dan minuman kemasan tinggi GGL, mendapat respon keberatan dari Kementerian Industri yang tidak sepakat terkait rencana itu.

“Ini barangkali yang pernah saya alami, karena tidak semudah itu karena pihak industri. Jadi kementerian industri saya tanya dalam hal ini belum sepakat. Ini yang saya agak susah sekali pada waktu itu, mereka tidak mau banget,” cerita Nila.

Sebelumnya, wacana penerapan cukai pada kemasan ini sempat mencuat pada di tahun sebelumnya.

Namun rencana ini belum menemui kesepakatan, sehingga belum diputuskan hingga kini bahkan setelah Nila Moeloek melepas masa jabatannya.

Pasalnya rencana aturan ini harus dibahas lebih komprehensif, karena bukan hanya sektor kesehatan yang akan terdampak, tapi juga sektor ekonomi karena melibatkan industri makanan dan minuman kemasan.

Tapi, sebagai upaya mengedukasi masyarakat kini berdasarkan aturan yang sudah ditetapkan Kementerian Kesehatan, setiap produk makanan dan minuman harus tercantum kadar GGL dalam kemasannya. (adm3/sur)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.