Cuaca Panas Ekstrem, Langkah Antisipasi Ini yang Diambil PT Servo Lintas Raya dan PT Swarnadwipa Dermaga Jaya

Writer: - Senin, 16 Oktober 2023
Langkah menanggulangi dampak debu dan kebakaran dengan mengoptimalkan truk tangki siram.

Muaraenim, Sumselupdate.com – Kondisi cuaca panas ekstrem yang dialami hampir seluruh wilayah di Indonesia dalam dua bulan terakhir September dan Oktober 2023, berdampak pada suhu udara yang luar biasa tinggi dan curah hujan sangat rendah.

Tak pelak, kondisi ini berdampak berkurangnya sumber air dan memicu kebakaran hutan, semak belukar, dan lahan  serta meningkatnya debu di area kerja maupun kawasan pemukiman warga.

Read More

Selain pemerintah, banyak pihak memiliki peranan besar dan tanggung jawab mengatasi permasalahan tersebut. Salah satunya PT Titan Group.

Melalui dua anak perusahaannya, PT Servo Lintas Raya dan PT Swarnadwipa Dermaga Jaya melakukan langkah kongkrit agar tekanan kondisi saat ini bisa sedikit terbantu.

Yayan Suhendri selaku External Relation Manager PT Servo Lintas Raya dan PT Swarnadwipa Dermaga Jaya mengatakan, sejak Juli 2023, perusahaan di bawah naungan Titan Group sudah melakukan langkah antisipasi karena tanda-tanda dari kondisi alam sudah mulai terlihat sejak bulan tersebut.

Baca Juga: Meninggal Lantaran Kelelahan, Habib Mahdi Akan Dikebumikan di Gubah Duku

“Langkah yang kami lakukan adalah mengoptimalkan semua sarana yang kami miliki yaitu truk tangki siram, penembak air, dan pemanfaatan bahan kimia untuk mengatasi dampak dari semakin banyaknya debu dan kebakaran. Di samping itu kami mengoptimalkan sumber air yang kami miliki untuk menanggulangi dampak debu dan kebakaran. Kami juga melakukan program pengobatan gratis kepada warga di sekitar lokasi beroperasinya perusahaan sebagai upaya menjaga agar warga tetap dalam kondisi sehat,” ujarnya.

Yayan mengatakan, penerapan di lapangan untuk mengantisipasi debu di sepanjang jalan khusus angkutan batubara, dengan mengoperasikan 39 unit truk tangki siram.

Langkah menanggulangi dampak debu dan kebakaran dengan mengoptimalkan truk tangki siram.

“Artinya dalam setiap 4 km ada satu unit truk tangki siram yang beroperasi mengatasi debu selama 24 jam. Kami memiliki sumber air/sumur pengisian air untuk pengisian truk tangki siram sebanyak 27 titik di sepanjang jalan khusus angkutan batubara,” tambahnya.

Secara teknis dijelaskannya, untuk area di stockpile/penumpukan 107, 36, dan Port ada tambahan masing-masing tiga truk tangki siram, sehingga saat ini setiap Stockpile/penumpukan ditangani masing-masing oleh tiga truk tangki siram yang dilengkapi selang air serta penembak air.

Baca Juga: Densus 88 Tangkap Warga OKI Diduga Terlibat Jaringan Teroris

Selain itu, setiap kali truk memuat batubara, bak truk tersebut disiram dengan air sehingga saat truk tersebut berjalan, tidak menambah dampak debu di jalan hauling.

Penanganan Swabakar Batubara

Untuk penanganan swabakar batubara, menurut Yayan, truk tangki siram yang berada di stockpile/penumpukan diberi tambahan bahan kimia untuk pemadaman api.

Ini tujuannya agar tidak meluas dan tidak mengurangi kualitas batubara. Demikian juga di setiap fasilitas crusher/penghancuran batubara dan barge loading conveyor (BLC)/konveyor pemuatan batubara ke tongkang, ditambahkan mekanisme dust suppression system (DSS) atau pengurang debu untuk mengurangi dampak debu batubara.

Langkah mengoptimalkan sumber air guna menanggulangi dampak debu dan kebakaran.

Di samping menangani swabakar batubara perusahaan juga melakukan kegiatan pemadaman kebakaran di lahan milik warga dengan menggunakan truk tangki siram yang dimiliki perusahaan.

Kondisi Sungai Musi

Tidak hanya masalah debu dan asap, hal lain yang terdampak dari cuaca panas ekstrim yakni ketinggian air Sungai Musi yang menurun drastis.

Sebagai konsekuensi muatan batubara di atas tongkang disesuaikan untuk mengimbangi ketinggian air sungai supaya tongkang tidak kandas.

“Maka dari itu, langkah perusahaan secara rutin melakukan dredging atau mengamankan kedalaman sungai di daerah Gemampao, Pagar Bulan, dan Pelabuhan sebagai upaya memperlancar perjalanan tongkang dari dan menuju ke Pelabuhan milik perusahaan,” ujar Yayan.

PT Servo Lintas Raya dan PT Swarnadwipa Dermaga Jaya memiliki kewajiban melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada warga di sekitar lokasi perusahaan.

Program CSR sudah dilakukan oleh perusahaan sejak perusahaan beroperasi di Muara Enim maupun Kabupaten PALI.

Beberapa contoh pemberian sembako, bantuan makanan tambahan kepada anak sekolah, pengobatan gratis, dan masih banyak program lain yang sudah dilakukan. (rel)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts