Laporan: Alpian Patria Jaya
Muaradua, Sumselupdate.com – Lama tak terdengar di dunia politik usai dua periode menjabat sebagai Anggota DPRD OKU Selatan pada tahun 2004-2014 melalui partai berlambang moncong putih (PDI Perjuangan), kini nama Aljuandi, dikabarkan maju pada kontes Pemilihan Kepala Desa serentak OKU Selatan pada Rabu, 27 Oktober 2021 mendatang.
Hal tersebut dikuatkan dengan sudah terpasangnya baliho dan brosur menghiasi jalan disetiap titik lokasi keramaian dan disetiap rumah warga.
Diketahui, Aljuandi, sendiri mendapatkan Nomor urut 4 pada pertaruangan sengit, untuk menjadi Kepala Desa di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan.
Slogan JASS MERAH (Jangan Sekali-Sekali Melupakan Rakyat dan Daerah) disertai dengan Tujuh Program Unggulan, menjadi ciri khas bagi mantan anggota DPRD dua periode ini untuk dijual di masyarakat Tanjung Jaya, yang saat ini mencalonkan diri sebagai calon Kepala Desa di wilayah tersebut.
Usai menghadiri Deklarasi Damai yang diselenggarakan di halaman Mapolres OKU Selatan Sabtu, (23/10/2021) siang tadi, ia mengatakan, majunya dirinya sebagai calon kepala desa di Desa Tanjung Jaya adalah sebagai bentuk keterpanggilan untuk berbuat disisa akhir usia untuk mengabdi dan meninggalkan kenang-kenangan bagi desa yang sudah puluhan tahun ia tempati.
“Sekali lagi saya sampaikan saya hatur pamit kepada masyarakat sekalian, terkait pencalonan sebagai kepala desa pada Pilkades serentak tahun ini. Sebenarnya ini sudah saya sampaikan pertama pada saat acara silaturahmi yang sudah kami gelar pada Kamis 2 September 2021 lalu, usai kami dinyatakan resmi mendapatkan nomor urut, dan alhamdulillah saya mendapatkan nomor urut empat,” ujarnya sambil tersenyum.
“Niat saya maju pertama, saya ingin berbuat dengan apa yang bisa saya perbuat. Jabatan Kepala desa ini adalah jabatan politik suka tidak suka mau tidak mau kebijakan kebijakan politik turut mempengaruhi dalam kemajuan suatu daerah. Disisa usia inilah juga saya ingin menghabiskan sisa umur ini untuk mengabdi dan menorehkan kenangan bagi desa yang mayoritas sudah dihabiskan di desa ini semasa saya hidup,” jelasnya.
Disinggung terkait slogan dan Tujuh Program Unggulan yang sudah terpasang menghiasi jalanan, Bang Joe saapan akrab Aljuandi, mengatakan, slogan adalah untuk mempermudah pemilih dan Tujuh Program Unggulan, jika hal itulah yang sebenarnya kebutuhan mendasar yang sangat diperlukan masyarakat.
“Jass Merah tersebut adalah slogan mempermudah masyarakat dalam memilih, jadi tidak usah susah pilih Jass Merah, dan Jass Merah memiliki arti yang artinya, Jangan Sekali Sekali Melupakan Rakyat dan Daerah,” ujarnya
“Sedangkan untuk program unggulan sendiri kita mengambil tujuhprogram yang kita unggulan yakni, di antaranya berobat gratis, KK dan KTP gratis, PBB (Pajak Bumi dan Bangunan gratis, penyaluran uang Karang Taruna Rp15 juta pertahun, penyaluran dana dan pemberdayaan PKK, peningkatan pertanian melalui kelompok tani dan terakhir pemberdayaan Bumdes (Badan Usaha Milik Desa),” jelas Juandi.
“Karena sesuai dengan amanat dari Presiden, jika Dana desa kita gunakan untuk menghidupkan perekonomian di masyarakat, agar sejahtera jadi kalau dana desa sekedar kita gunakan untuk membantu orang mati sangat di sayangkan, uang tidak berputar dan apa yang menjadi cita cita pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat jelas tidak akan sejalan dengan hal tersebut,” jelasnya.
Terkait pembangunan, misal jalan dan jembatan, terlalu kecil jika diambil dari dana desa.
“Kita tekan Dewan Perwakilan Rakyat baik di Kabupaten, Provinsi, dan RI terkait bagaimana caranya, itu urusan saya,” tegas Bang Joe sapaan akrab Cqlon Kepala Desa Tanjng Jaya Nomor urut empat Aljuandi. (**)











