Sekayu, Sumselupdate.com – Sungguh tragis akhir hidup Rozali Bin Zainal, (25), warga SD Negeri 5 Sekayu, Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Korban yang sehari-hari bekerja membantu pedagang di Pasar Pagi Sekayu, Muba yang terletak di pinggir jalan Kapten A. Rivai, Pasar Jawa Kelurahan Balai Agung, Sekayu, tewas dibunuh secara sadis, Jumat (18/11/2016), sekitar pukul 23.00.
Korban tewas bersimbah darah di area Pasar Pagi Sekayu dengan luka 13 sabetan senjata tajam di sekujur tubuhnya. Namun yang membuat nyawa korban melayang akibat leher bagian kanan mengalami luka menganga dan ada luka bacok di bagian kening.
Hingga kini motif dan pelakunya masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Salah seorang saksi mata yang juga pemilik los pasar bernama Dedi mengaku, mengetahui kejadian itu sekitar pukul 00.30,
“Saya Diberi tahu sekitar pukul 00.30 oleh pengangkut sayur (angkong), bahwa ada orang meninggal,” ujarnya.
Dia mengaku tidak melihat dan mendengar kegaduhan di lokasi kejadian.
“Korban ditemukan sudah tergeletak dalam keadaaan meninggal dengan kondisi lehernya nyaris putus. Ada luka bacokan di kening, mungkin kejadiannya pada pukul 23.00,’’ ucapnya.
Pantauan Sumselupdate.com pagi tadi di seputaran TKP tampak darah segar korban sudah ditutupi dengan pasir, karena digunakan oleh pedagang untuk berjualan, sementara police line sudah terbuka. (est)











