Muratara, Sumselupdate.com – Bunda Paud yang juga Ketua PKK Hj Rita Devi Suhartoni bersama Kabid Paud Dinas Pendidikan Muratara, Yuli beserta Sekretaris dan Ketua Pokja II Tim Penggerak PKK berkunjung ke Paud percontohan, pada 8 Mei lalu.
Dalam kunjungannya, dua PAUD percontohan disambangi, yakni Yayasan Pelangi Nusantara dan Yayasan Anak Emas.
Bunda Rita Devi Suhartoni mengatakan, kunjungan tersebut untuk mencari konsep terbaik dalam mendirikan PAUD di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Sehingga kedepannya melalui Disdik Muratara memiliki Paud percontohan yang dapat di contoh Paud yang akan didirikan baik itu pihak yayasan maupun Pemkab.
Dengan harapan, masyarakat Muratara dapat mengeyam pendidikan anak sejak dini. “Saya secara pribadi dan juga bunda Paud optimis konsep Paud percontohan ini dapat terealisasi,” ucapnya dalam keterangan pers.
Mengapa Bunda Rita sangat berharap terealisasi, sebab banyak manfaat adanya kelas pendidikan anak usia dini. Dia mengungkapkan setidaknya ada 10manfaat dengan anak ikut PAUD.
Dikatakannya, sekolah di PAUD, dapat meningkatkan keterampilan sosial dan emosional. Lanjutnya pendidikan anak usia dini memfasilitasi anak mendapatkan lingkungan sosial yang sesuai.
“Di sini dapat berinteraksi dengan lebih banyak teman sebaya sehingga meningkatkan keterampilan sosial dan emosional. Interaksi dengan teman-temannya akan mendorong anak belajar berkomunikasi dan mengungkapkan perasaan,” ucapnya.
Yang kedua, menurut Bunda Paud, meningkatkan keterampilan berbicara dan berbahasa. Anak akan diajarkan bicara dengan bahasa formal saat di dalam kelas.
Guru juga akan memberikan bimbingan mengenai cara berbicara yang baik dan sopan. Beberapa aktivitas seperti bermain dan bernyanyi juga bermanfaat menambah kosa kata anak. Hal ini akan meningkatkan keterampilan berbicara dan berbahasa.
Serta adanya Paud dapat meningkatkan keterampilan motorik, karena banyak pelajaran bersifat mendorong kreativitas anak melalui kegiatan yang menyenangkan.
Aktivitas tersebut dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak melalui dengan mengandalkan gerakan jari-jari tangan, misalnya menulis, memegang, mewarnai dan sebagainya.
Kemudian aktivitas tersebut juga dapat meningkatkan keterampilan motorik kasar melalui kegiatan yang mengandalkan gerakan tangan dan kaki misalnya memukul dan menendang.
“Selain itu sekolah di PAUD dapat mengembangkan kreativitas anak, meningkatkan daya imajinasi, memahami nilai-nilai penting dalam kehidupan, mempersiapkan mental anak dalam mengikuti Pendidikan formal, menumbuhkan rasa percaya diri dan kemampuan motorik,” jelasnya.
Bila ini terbentuk, ia melanjutkan, pendidikan di Kabupaten Muratara dapat lebih maju lagi dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang tercanang dalam visi misi Bupati dan Wakil Bupati Muratara.
“Kita ingin Pendidikan Muratara memang berkualitas, berkarakter tentunya juga berakhlak mulia,” tandasnya. (rel/ain)











