Bukber, Asosiasi Driver Online Sumsel Tampung Aspirasi dan Curhatan Driver yang Sering Jadi Korban Begal

Minggu, 2 Mei 2021
Foto bersama Asosiasi Driver Online Sumsel usai buka bersama.
Palembang, Sumselupdate.com – Tak sekadar buka puasa bersama, Asosiasi Driver Online (ADO) membuka sharing dan aspirasi para anggota di Hotel Swarna Dwipa, Minggu (2/5/2021).
“Kegiatan buka puasa bersama hari ini dalam rangka silahturahmi mempererat antara seluruh komunitas driver yang ada di Sumsel,” ungkap Pembina DPD ADO Sumsel M Asrul Indrawan didampingi Ketua DPD Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel, Ahmad Harfin Alfan dan Sekretaris DPD ADO Sumsel Malwadi.
Asrul yang juga CEO Radio MOMEA Palembang ini mengatakan komunitas driver online banyak ada 30 komunitas, sehingga mengundang ketua dan perwakilannya untuk berbagi rasa dalam bulan puasa ini sekaligus silaturahmi mempererat sesama.
Kumpulan driver online ini kata Asrul yang baru saja dilantik sebagai Ketum Pengprov Wushu Indonesia Sumsel, adalah pejuang pencari nafkah yang paling rentan kena begal, sudah berapa kali banyak kejadian begal, baik Ojol maupun mobil itu selalu paling kena dampak dari pembegalan.
“Kami kompak selalu menekankan kepada kepolisian untuk mengungkap kasusnya mencari pelaku begal sampai kasusnya terungkap,” kata Asrul.
DPD ADO Sumsel juga mengucapkan apresiasi besar kepada pihak kepolisian yang selama ini kerjasama, baik menanggapi laporan dan juga mengungkap kasusnya, sehingga anggota ADO juga merasa terbantu dengan pihak kepolisian
“Kalau sendiri-sendiri sulit, kadang kadang tidak ditanggapi, karena komunitas-komunitas ini kan kecil, tapi kalau bicara Asosiasi Driver Online sampai ke daerah juga sudah ada, dan mereka di bawah naungan asosiasi driver online artinya bukan bicara komunitas lagi, tapi sudah bicara yang wadah yang besar,” terangnya.
Sehingga setiap yang disuarakan, baik kepada pemerintah, kepolisian dalam rangka bagaimana mengamankan driver mencari nafkah di jalan menjadi aman, nyaman, ketika ada kejadian bisa langsung bergerak.
Respon bagaimana memikirkan driver online mencari nafkah bisa sejahtera, bekerjasama dengan perusahaan driver ini juga yang artinya dalam hal ini jangan semena-mena kepada driver online
Dijelaskannya, ada 33 komunitas yang bernaung di bawah ADO Sumsel, tapi untuk anggota driver online di Sumsel yang berada di dalam naungan perusahaan seperti Gojek, Grab ada sekitar ribuan orang.
Adapun hak-hak ketika telah bergabung di organisasi ADO, adalah mereka dengan memberikan masukan kepada kita agar bagaimana supaya meningkatkan pendapatan ini misalnya membuat promo pada pemangku kebijakan pada saat pandemi.
Terus  perusahaan yang menaungi di bawah mereka ini bisa memberikan protokes kepada pengemudi dan penumpang
“Misalnya setiap mobil itu ada sekat antara driver dan pemakai jasa, itu salah satu contoh masukan,” ujarnya.
Kemudian bagaimana juga pemerintah membatu driver online dalam hal kebijakan-kebijakan dalam masa pandemi ini diberi kelonggaran kepada driver online untuk mencari nafkah,
Selain itu, mereka juga mengalami kendala kesulitan dalam pemerintahan dalam hal memperpanjang SIM, memperpanjang BPJS kesehatan,
“Kita juga di ADO menjalin kerjasama dengan BPJS, pemerintah dan TNI untuk donor darah,” ujarnya.
Para driver online yang mempunyai keinginan untuk mendonorkan darah ADO bekerjasama dengan TNI, yang mana nanti pemegang kartu asosiasi driver online ini akan mendapatkan kesempatan lebih besar dalam hal mencari atau membutuhkan darah saat kejadian kecelakaan. (zal)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts