Bukan Gank Motor, Pelaku Pengeroyokan di SPBU Golf Kalidoni yang Viral Sosmed Diringkus

Rabu, 9 Februari 2022
Pelaku pengeroyokan yang sempat diduga geng motor berhasil ditangkap.

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Unit 1 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel berhasil mengungkap aksi pengeroyokan yang terjadi di SPBU Lapangan Golf Kalidoni Palembang yang sempat viral di jejaring sosial media pada Minggu (6/2/2022) dinihari.

Read More

Aksi pengeroyokan dengan menggunakan senjata tajam yang menghebohkan jagad sosmed hingga menjadi perhatian khusus sejumlah pejabat di Sumsel, yang diduga merupakan gank motor terbantahkan.

Ini setelah Tim Opsnal Unit 1 Subdit Jatanras Polda meringkus tiga pelaku yang terekam pada kamera CCTV SPBU golf.

Dari kejadian tersebut Subdit Jatanras Polda Sumsel mengamankan tujuh orang pelaku. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka di mana dua di antaranya masih di bawah umur.

Aksi keributan tersebut bermula dari para tersangka ini mengikuti belasan pemuda, kemudian menakutinya dengan menggunakan sajam hingga terjadi keributan di SPBU tersebut.

Namun aksi keributan itu sempat diviralkan sebagai gank motor yang membuat panik warga Palembang.

Nur bersama dua rekannya yakni MRP (17) dan RS (17), yang ikut diamankan, juga mengaku sebelum melakukan penyerangan, mereka bertemu dengan kelompok korban dari arah Jalan Veteran hingga diikuti ke SPBU Golf.

“Kami bukan gank motor. Kami cuma nak gagah-gagahan bae. Idak ado niat untuk ngelukai orang lain,” kata salah satu pelaku Nur Bintang (20), warga Talang Jambe, Kecamatan Sukarame, Palembang.

Nur mengaku melakukan aksi tersebut awalnya hanya untuk menakuti rombongan korban, setelah sempat saling kejar-kejaran para pelaku menyerang setelah dapat menghadang di depan SPBU Golf.

“Kami dari BKB makan di sano, terus kami jalan pulang. Di Jalan Veteran kami bertemu dengan rombongan sekitar delapan orang. Lalu, saya bertanya kepada teman saya, kenal atau tidak dengan rombongan itu. Karena kenal, aku langsung ngajak teman-teman untuk menakuti mereka,” beber Nur.

Pada saat aksi kejar mengejar salah satu tersangka dengan sengaja mengeluarkan celurit, bahkan sempat diayunkan dengan maksud menakut-nakuti.

“Kami kejar sampai SPBU Golf. Terus kami datangi korban, singkat cerita kami ribut dan kami keroyok. Kami dipisahkan oleh satpam SPBU. Yang jelas kami cuman gagah-gagahan bae, bukan gank motor. Kami minta maaf kepada warga Palembang yang sudah resah dengan perbuatan kami,” tutup Nur.

Penangkapan para tersangka ini untuk menjawab keresahan warga Palembang yang sudah terancam dan cemas saat berada di luar rumah dan di jalan raya khususnya pada malam hari.

Seperti yang diterangkan Kasubdit Jatanras Polda Sumsel, Kompol Agus Prihadinika, dalam aksi pengeroyokan tersebut para pelaku ini memiliki peran masing-masing.

“Peran pelaku yang diamankan ini berbeda-beda, ada yang punya senjata tajam dan ada yang memukuli korban. Mereka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan,” ujarnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts