Laporan: Henny Primasari
Indralaya, Sumselupdate.com – Satu lagi gebrakan anyar Pemkab Ogan Ilir (OI) di bawah kepemimpinan Bupati Panca Wijaya Akbar Mawardi dan Wabup Ardani, yakni Jembatan Pesona Tanjung Senai yang bakal disulap sebagai tempat wisata modern.
Saat pejalan melintas di Jembatan Pesona Tanjung Senai yang terletak di KPT Tanjung Senai Indralaya Ogan Ilir, bisa dipastikan dominan pelintas jalan yang berasal dari dalam kota maupun luar kota Indralaya, bakal turun dari kendaraanya untuk sekedar berfoto.
Nah, potensi inilah yang tentunya dibaca Pemkab OI, untuk memajukan pariwisata mesti dengan segala keterbatasan di tengah pandemi Covid-19.
Kadis Pariwisata dan Olahraga Hj Dasri Jaya, Minggu (5/9/2021), mengatakan, Jembatan Pesona Tanjung Senai kedepan bakal dijadikan anjungan wisata Pesona Tanjung Senai yang cukup memukau.
“Alhamdulillah, kita sudah diperintahkan Pak Bupati Panca, untuk membuat gambarnya atau desain wisata Pesona Tanjung Senai, yang tentunya melintasi jembatan tersebut. Jadi nantinya akan dibuat seperti dermaga, ada plaza, both tempat berjualan, jogging track, lapangan luas yang bisa digunakan untuk tempat pertemuan, gazebo tempat beristirahat, plaza tempat parkir yang tentunya memperlihatkan kecantikan Sungai Kelekar dan Jembatan Pesona Tanjung Senai,” jelasnya.
Ini merupakan program Bupati Panca, untuk memajukan wisata, agar tidak stagnan, meskipun saat ini di tengah pandemi Covid-19, tetap harus optomis.
“Alhamdulillah, kita juga sudah mendapatkan dukungan tanah hibah dari Kades Tanjung Sejaro Zulfikar, seluas 5000 meter persegi, tanah tersebut untuk surat-suratnya sudah di Badan Lingkungan Hidup. Untuk pembangunannya mungkin ditahun mendatang, kalau tahun ini tidak mungkin ya, yang jelas harus masuk perencanaan dahulu,” kata perempuan berhijab yang cantik ini.
Ia berharap kedepan dengan bakal diselenggarakannya pembangunan tersebut, para wisatawan makin ramai berkunjung ke Bumi Caram Seguguk, untuk menambah PAD OI.
“Tak hanya itu, kita juga akan melaksanakan selusur sungai yaitu berkunjung ke-34 desa dimulai dari Desa Sungai Buaya, Kecamatan Pemulutan, sampai ke Desa Sentul, Kecamatan Tanjung Batu. Jadi kita akan melihat potensi pariwisata desa yang bisa dijadikan objek potensial untuk meningkatkan jumlah okupansi kunjungan wisata dan meningkatkan PAD di tengah pandemi Covid-19, yang tentunya kedepan saat pelaksanaanya nanti tetap memperhatikan prokes demi terhindari dari penyebaran Covid-19,” jelasnya
Terpisah Kades Tanjung Sejaro, Kecamatan Indralaya H Zulfikar, membenarkan jika dirinya pada Juni lalu sudah menghibahkan tanahnya yang berada di Desa Sejaro Sakti Kecamatan Inderalaya seluas 5000 meter persegi,
“Ya, sudah saya serahkan sertifikatnya ke Badan Lingkungan Hidup pada Juni lalu, kalau peruntukannya saya kurang tahu silahkan Pemkab OI saja. Yang jelas secara sukarela dan ikhlas saya hibahkan untuk mempercepat laju pembangunan di Bumi Caram Seguguk,” ujarnya. (**)











