BREAKING NEWS: Seorang Pemuda di Jalan Ahmad Yani Palembang Tewas dengan 24 Luka Tusukan

Minggu, 6 Februari 2022
TKP pembunuhan Adi Kurnia di Lorong Kenari, Jalan Ahmad Yani Palembang, Minggu (6/2/2022) dinihari.

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Kasus pembunuhan sadis kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel).

Read More

Korbannya kali ini Adi Kurnia (20), warga Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Provinsi Sumsel.

Adi Kurnia tewas setelah tubuhnya mengalami 24 luka tusukan di bagian leher, bahu kiri, dada, dan bagian belikat korban.

Tubuh korban yang bermandikan darah ditemukan warga di Lorong Kenari, Jalan Ahmad Yani Palembang, Minggu (6/2/2022) sekitar pukul 02.00 WIB dinihari.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi membenarkan peristiwa berdarah tersebut.

Jasad Adi Kurnia saat berada di kamar mayat RSMH Palembang, Minggu (6/2/2022).

“TKP-nya di Lorong Kenari Jalan Ahmad Yani Palembang kejadiannya pukul 02.00 WIB dinihari. Korban dianiaya menggunakan senjata tajam dan mengalami 24 luka tusukan baik di bagian leher, bahu kiri, dada depan, dan tubuh bagian belakang,” ujar Kompol Tri Wahyudi.

Menurut Kompol Tri Wahyudi, pihaknya masih melakukan pengejaran pelaku pembunuhan termasuk mengungkap motif pembunuhan tragis ini.

Hingga kini jasad korban sudah berada di kamar mayat Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Terpisah, Ketua RT 17 Lorong Kenari, Jalan Ahmad Yani Taufik saat dihubungi mengatakan, informasi awal diterimanya jika ada salah satu warganya bernama Adi Kurnia mengalami sakit.

“Awalnyo keluargonyo telepon katonyo sakit, pindah dan dibawa ke rumah sakit terdekat dak taunyo la dioper ke RS Mohammad Hoesin Palembang yang ternyata meninggal,” ujar Taufik.

TKP pembunuhan Adi Kurnia di Lorong Kenari, Jalan Ahmad Yani Palembang, Minggu (6/2/2022) dinihari.

Ia menuturkan belum tahu penyebab perkara pembunuhan ini, namun korban mengalami luka tusuk yang diduga pelakunya teman korban sendiri berinisial M.

“Dak tau kalu penyebabnyo tapi kalu uji (kata) yang lihat (saksi mata) pelakunyo kawannyo dewek yang galak ngajak main dan tedok makan di rumah,” ungkapnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts