BPK RI Kawal Transparansi Anggaran Covid-19 di Sumsel

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S, MM bersama Anggota I BPK RI sekaligus pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I di Polda Sumsel dan juga wilayah Sumsel Dr Hendra Susanto.

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com-Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) terjun langsung dalam pengecekan dan pengawasan, terkait penggunaan anggaran dan penyaluran bantuan terhadap penanganan Pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Anggota I BPK RI sekaligus pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I di Polda Sumsel dan juga wilayah Sumsel Dr Hendra Susanto, MEng, MHz, CSFAz, CFrAz.

Dia mengatakan, pengawasan terhadap penggunaan anggaran penanganan Covid-19 dan juga bantuan yang digelontorkan pemerintah terus dilakukan.

“Untuk saat ini kita belum menemukan terkait penyelewengan. Akan tetapi, kita akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap penggunaan anggaran dan juga bantuan,” ujarnya saat mengikuti pelaksanaan kegiatan entry briefing dalam rangka pemeriksaan BPK RI pada kinerja atas penanggulangan Pandemi Covid-19 di Ruang Rekonfu Lantai III Gedung Promoter Mapolda Sumsel, Rabu (14/10/2020).

Dia mengaku sangat bangga ketika Polri mau menerima masukan dari BPK. Kata dia, BPK saat ini akan melaksanakan pemeriksaan kinerja ataupun pemeriksaan dengan tujuan tertentu.

“Sasarannya tidak jauh dari tepat waktu, tepat harga, tepat jumlah. Pemeriksaan kinerja ini terkait dengan kinerja Polri dalam melaksanakan Harkamtibmas dengan situasi Pandemi saat ini,” kata Hendra Susanto.

Lanjut dia, setiap kegiatan jangan sampai tidak ada rencana kebutuhan (Renbut) sehingga untuk produknya tidak tepat sasaran. Untuk itulah setiap kegiatan harus dipersiapkan renbut.

“Menjadikan pembelajaran bagi kita semua dalam membuat renbut. Bila memang sudah tidak cocok dengan kegiatan sebelumnya maka akan direncanakan kedepannya untuk diubah dan disesuaikan dengan kebutuhan,” paparnya.

Sesuai dengan undang-undang, kata dia, ada beberapa poin yang menjadi penilaian yang penting dalam pemeriksaan BPK, yaitu pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja, pemeriksaan dengan tujuan tertentu. Apabila nanti ditemukan adanya penyelewengan anggaran yang ternyata tidak sesuai, maka itu bisa dijadikan temuan.

“Sebenarnya permasalahan Pandemi Covid-19 bukan semata-mata persoalan penyakit ataupun kesehatan, akan tetapi lebih penting dari hal tersebut adalah dampak permasalahan ekonomi yang dapat menimbulkan polemik yang sangat berpengaruh di lingkungan masyarakat,” tandasnya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S mengatakan, ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh Gugus Tugas untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan untuk menciptakan Harkamtibmas yang kondusif di wilayah sumsel.

“Polda Sumsel dalam hal ini telah melaksanakan berbagai inovasi, salah satunya Kampung Tangkal Covid-19 dan memberikan dampak yang positif. Kemudian Polda Sumsel memberikan bantuan korban Pandemi Covid-19 dengan melaksanakan kegiatan pembagian beras/sembako gratis. Setiap hari Jumat kita mengadakan kegiatan Warung Mang Pedeka yang bertujuan untuk berbagi kepada masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19,” ujarnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.