Jambi, Sumselupdate.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda asal Sumatera Selatan. Khadijah Dwi Haryanti, siswi kelas 2 SD Real Islamic School Palembang yang baru berusia 7 tahun 10 bulan, sukses meraih medali emas pada ajang Open Archery Tournament Helat SwarnaaDwifa yang berlangsung di Provinsi Jambi, 25–28 Juni 2026.
Tak hanya meraih medali emas pada babak eliminasi, Khadijah juga membawa pulang medali perunggu dari babak kualifikasi pada kategori ShortBow/Horsebow (HB) Pelajar SMP Putri jarak 10 meter.
Prestasi tersebut terbilang istimewa karena ia harus bersaing dengan peserta yang usianya jauh lebih tua.
Open Archery Tournament Helat SwarnaaDwifa merupakan kejuaraan panahan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Panahan Indonesia Pengurus Provinsi Jambi.
Turnamen ini diikuti 51 klub dari 11 provinsi di Indonesia, serta menghadirkan peserta dari Malaysia dan Thailand sehingga persaingan berlangsung ketat.
Pelatih Stars Akademik Panah Indonesia Pengurus Provinsi Sumatera Selatan sekaligus anggota PNB Palembang, Lestariyanto, mengaku bangga atas pencapaian anak didiknya tersebut.
Menurut pria yang akrab disapa Mas Tari, keberhasilan Khadijah menjadi bukti bahwa pembinaan atlet usia dini yang dilakukan secara berkelanjutan mampu melahirkan atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional.
“Kejuaraan ini merupakan salah satu agenda panahan nasional yang selalu dinantikan. Alhamdulillah Khadijah mampu tampil maksimal dan mempersembahkan medali emas serta perunggu untuk Sumatera Selatan,” ujarnya.
Maz Tari menjelaskan, olahraga panahan tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga membentuk karakter atlet.
Melalui panahan, seorang atlet dilatih untuk memiliki fokus tinggi, menjaga kebugaran fisik, mengambil keputusan secara tepat, serta membangun kesabaran dan pengendalian diri saat bertanding.
Ia berharap keberhasilan Khadijah dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak lain di Sumatera Selatan untuk menekuni olahraga panahan sejak usia dini.
“Kami akan terus melakukan pembinaan agar lahir lebih banyak atlet muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sumatera Selatan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Keberhasilan Khadijah menjadi bukti bahwa usia bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. Dengan pembinaan yang tepat, disiplin berlatih, dan semangat pantang menyerah, atlet-atlet muda Sumatera Selatan memiliki peluang besar untuk bersaing di level yang lebih tinggi pada masa mendatang.
(**)











