Baturaja, Sumselupdate.com – Akibat tak menentunya cuaca akhir akhir ini, di mana curah hujan tinggi membuat para petani padi menjadi resah dan was-was. Pasalnya, ratusan hektare sawah tadah hujan di Kecamatan Semidang Aji di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang sudah ditanami bibit padi sejak satu bulan lalu, terancam rusak akibat terlalu lama tergenang air.
Pantauan Rabu (19/10/2016), ratusan hektar bibit padi yang telah ditanami petani di Kecamatan Semidang Aji terlihat banyak yang rusak akibat digenangi air akibat meluapnya air hujan pasca intensitas curah hujan yang cukup tinggi sejak satu pekan ini.
Menurut Ali (55) warga Desa Bedegung mengatakan, dirinya sangat mengkhawatirkan sawah-sawah miliknya dan petani lainnya sudah ditanami bibit padi sejak satu bulan lalu.
Menuru dia, meskipun pihaknya sudah membuat saluran pembuangan air hujan yang meluap di setiap pinggiran pematang sawah, namun masih tingginya curah hujan membuat lahan persawahan yang ada masih terendam dan digenangi air hingga ke batas bibir Pematang bahkan nyaris sampai ke pinggiran jalan raya.
“Saya tidak tahu apakah padi-padi saya ini bisa selamat atau tidak, banyak yang roboh akibat terendam air,” katanya.
Tidak hanya terendam, sambung dia, tingginya curah hujan saat ini, membuat mereka cukup kesulitan untuk mempersiapkan media tanam lahan persawahan akibat lahan persawahan yang hendak dibajak digenangi air cukup tinggi.
Petani lainnya, Sarkawi (46) mengatakan, jika akibat tingginya curah hujan saat ini, banyak bibit padi yang telah ditanam di lahan sawah menjadi rusak karena terendam air. Bahkan, dirinya sudah beberapa kali menggantikan bibit padi yang rusak akibat terendam air agar padi yang ditanam tetap tumbuh nantinya.
“Kalau musim hujan seperti ini kami harus mempersiapkan bibit semaian padi lebih banyak sebab untuk menggantikan bibit padi yang rusak karena terendam,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Subdivre Bulog OKU, Juniadi saat disinggung terkait serapan beras di Kabupaten OKU musim tanam 2016 tetap optimis jika panen padi dapat tetap terlaksana meskipun saat ini musim tanam padi masih berlangsung.
“Kita optimis panen padi di Kabupaten OKU tetap bagus. Meskipun saat ini musim tanam masih berlangsung,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Disinggung soal tingginya curah hujan saat ini nantinya akan mempengaruhi tingkat hasil panen padi? Menurut Junaidi, pihaknya belum mendapat laporan langsung dari petani terkait hal ini.
Sementara, Bupati oku Drs Kuryana Azis dikesempatan menyerahkan bantuan alat pertanian dari pusat di desa Raksa Jiwa, menyebutkan jika kabupaten OKU terus membuka lahan pertanian untuk mendukung swasembada pangan yang dicanangkan presiden Jokowi, “Kita terus berupaya membuka lahan baru seperti di Kedaton dan daerah Semidang aji,” katanya. (Yan)











