Laporan: Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Kisah kelam Masjid Sriwijaya Palembang, yang digadang-gadang sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara belum berakhir. Di tengah terus bergulirnya kasus dugaan korupsi pada pembangunan masjid yang mandek, besi ulir milik Masjid Sriwijaya Palembang dicuri oleh komplotan pencuri, Rabu(18/5/2021).
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 30 besi ulir berhasil diembat pencuri. Kerugian pun mencapai Rp200 juta. Tapi, beruntung Tim Pidum dan Tekab 134 Polrestabes Palembang pimpinan AKP Robert Sihombing bergerak cepat, dan berhasil menangkap pelaku beserta barang buktinya
“Betul, kita baru menangkap pelaku pencuri material bangunan untuk Masjid Sriwijaya Palembang, yakni 30 besi ulir senilai Rp200 juta,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi di ruangan kerjanya, Jumat (21/5/2021).
Salah satu pelaku yang berhasil ditangkap, tersebut ialah Juadi alias Adi (29), warga Dusun Sri Kembang Kelurahan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir. Selain mengamankan pelaku, 30 besi ulir yang siap dijual kembali dan diletakkan di bentor (becak motor) pun berhasil diamankan.
Saat dilakukan penangkapan, pelaku hendak menjual kembali besi hasil curian. Saat mengetahui keberadaan polisi, pelaku berusaha kabur dan sempat memberikan perlawanan saat ditangkap.
Petugas pun terpaksa harus menghadiahi timah panas. Atas tindakkan tersebut pelaku terjerat pasal 363 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara. (**)











