Washington, Sumselupdate.com – Joseph Robinette ‘Joe’ Biden dipastikan memenangkan pemilihan umum dan akan dilantik sebagai Presiden ke-47 Amerika Serikat (AS).
Bersama wakil presiden Kamala Harris, keduanya akan memimpin Negeri Paman Sam selama empat tahun ke depan.
Dilansir dari laman Viva, Biden dari Partai Demokrat dipastikan memenangkan pemilu setelah mendapatkan total 290 suara Electoral College.
Biden mengamankan cukup negara bagian untuk menempatkannya di atas ambang 270 suara elektoral, dan mengakhiri empat tahun kepresidenan Trump, menurut proyeksi Fox News.
Berdasarkan penghitungan Fox News, Sabtu 7 November 2020, Joe Biden akan memenangkan negara bagian Nevada dan persemakmuran Pennsylvania, sehingga memberinya suara elektoral yang dibutuhkan untuk memenangkan Gedung Putih.
Joseph Robinette Biden Jr lahir pada 20 November 1942 dan dibesarkan di Scranton, Pennsylvania, dalam sebuah keluarga Katolik Irlandia. Ayahnya adalah seorang penjual mobil, namun ketika kota itu mengalami masa sulit pada tahun 1950-an dan kehilangan pekerjaan, keluarga Biden pindah ke Delaware.
Biden menempuh pendidikan di Universitas Delaware dan sekolah hukum Universitas Syracuse.
Di usianya yang akan menginjak 78 tahun bulan ini, Biden akan menjadi Presiden AS dengan usia tertua saat menjabat. Laporan menyebut Biden memiliki tinggi 180 sentimeter dan berat 80 kilogram. Tekanan darahnya 128/84.
Insiden kesehatan yang paling patut diperhatikan dalam riwayat medisnya adalah pendarahan intrakranial dari aneurisma otak pada 1998. Kondisinya saat itu sangat parah, sehingga seorang pendeta sampai dipanggil untuk memberi ucapan terakhir.
Biden memasuki politik nasional di usia 29 tahun, dengan kemenangan mengejutkan Senat AS di Delaware pada 1972.
Dia menjadi salah satu senator termuda dan menghabiskan lebih dari tiga dekade di majelis tinggi sebelum akhirnya menjadi wakil presiden di era Barack Obama selama 8 tahun.
Ucapan Pemimpin Dunia
Pemimpin dunia ramai-ramai menyampaikan ucapan selamat kepada Joe Biden yang baru saja terpilih menjadi Presiden ke-46 AS.
Ucapan selamat mengalir dari Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau, Kanselir Jerman Angela Merkel, hingga PM Inggris Boris Johnson yang dikenal dekat dengan Presiden Donald Trump.
Seperti dilansir detikcom dari Reuters, Minggu (8/11/2020), PM Trudeau mengucapkan selamat kepada Biden dan wakilnya, Kamala Harris, atas kemenangan dalam pilpres tahun ini.
Dia berharap hubungan AS dan Kanada akan semakin erat di bawah kepemimpinan Biden nantinya.
“Atas nama pemerintah Kanada, saya mengucapkan selamat kepada Joe Biden dan Kamala Harris atas terpilihnya mereka sebagai Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat. Kanada dan Amerika Serikat menikmati hubungan luar biasa — yang unik di panggung dunia,” ucap PM Trudeau.
“Saya menantikan untuk bekerja dengan Presiden terpilih Biden, Wakil Presiden terpilih Harris, pemerintahan mereka dan Kongres Amerika Serikat saat kita mengatasi tantangan terbesar dunia bersama-sama,” cetusnya.
Kanselir Jerman, Angela Merkel juga ikut menyelamati Biden. “Saya menantikan kerja sama di masa mendatang dengan Presiden Biden. Persahabatan lintas-atlantik kita tidak tergantikan jika kita ingin menguasai tantangan terbesar pada era kita,” ucap Merkel.
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dalam ucapan selamatnya juga mengajak Biden dan Harris untuk bekerja bersama menghadapi tantangan dunia.
“Rakyat Amerika telah memilih Presiden mereka. Selamat @JoeBiden dan @KamalaHarris! Kita memiliki banyak tantangan untuk diatasi. Mari bekerja bersama!” cetus Macron.
PM Inggris, Boris Johnson, menyelamati Biden atas kemenangannya dan menyebut AS sebagai sekutu paling penting. Johnson diketahui menjalin hubungan baik dengan Trump selama masa kepresidenannya dalam empat tahun terakhir.
“Selamat kepada Joe Biden atas terpilihnya dia sebagai Presiden Amerika Serikat dan kepada Kamala Harris atas pencapaian bersejarahnya,” ucap Johnson.
“AS merupakan sekutu paling penting kita dan saya menantikan bekerja secara erat bersama menghadapi prioritas bersama kita, dari isu perubahan iklim hingga perdagangan dan keamanan,” imbuhnya. (vvn/dtc)











