Berlama-lama di Dalam Mobil Ternyata Bisa Memicu Kanker. Kok Bisa?

Sabtu, 1 Oktober 2016
Ilustrasi

Jakarta, Sumselupdate.com – Berlama-lama di dalam mobil ternyata bisa memicu kanker. Kok Bisa?

Menurut suatu riset, dashboard mobil, sofa, pengharum mobil membuahkan Benzene, toksin pemicu kanker (karsinogen).

Udara dari semprotan AC bercampur dengan udara dalam mobil yang ‘ngelekep’, dapat menimbulkan udara yang menyebabkan kanker, apabila dihirup.

Parahnya, bila terhirup terus-menerus dalam jangka waktu yang lama bisa menyebabkan Leukemia, menambah resiko pemicu kanker.

Advertisements

Tingkat Benzene di dalam ruang yang bisa ditoleransi sebesar 50mg/ft2.

Suatu mobil yang terparkir di dalam ruangan dengan jendela tertutup akan mengandung 400-800 mg Benzene.

Bila parkir di luar ruangan di bawah cahaya matahari pada temperatur 15 derajat ke atas, tingkat Benzene naik sampai 2000-4000 mg, 40x dari tingkat Benzene yang dapat ditolerir.

Orang-orang yang sewaktu masuk ke mobil, tak membuka jendela sekalipun. Kondisi ini jika dihirup banyak toksin yang dengan sangat cepat masuk ke badan Anda. Benzene yaitu toksin yang memengaruhi ginjal serta hati.

Buruknya, sangatlah susah untuk badan untuk membasmi toksin-racun itu.

Untuk memperkecil risiko timbulnya kanker, saat mobil terparkir di tengah teriknya matahari, bukalah pintu serta jendela mobil sebelum masuk, berilah saat untuk toksin-racun mematikan ini keluar, sebelum Anda masuk dalam kendaraan. (hyd)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.