Palembang, Sumselupdate.com – Akun Facebook yang diberi nama @Srikandi PALI membuat sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) geram karena status yang di tuliskannya menjatuhkan martabat seorang pemimpin.
Status yang diunggah pada Kamis (8/3) sekitar pukul 17:44 WIB, bertuliskan ‘100% KADES DI PALI KORUPSI’ tersebut banyak menyulut komentar dan tanggapan baik dari kalangan masyarakat dan sejumlah kades, didinding akun tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, bahwa saat ini forum persatuan Kades kabupaten PALI, tengah mencari informasi terkait akun @SrikandiPALI, dan memberikan kesempatan kepada akaun tersebut untuk meralat dan meminta maaf kepada seluruh kades yang telah tersakiti.
“Kita sebagai pegawai pemerintah harus bijak menyikapinya, kita melihat dan menilai akun ini sepertinya palsu yang dibuat oknum tidak bertanggungjawab. Jadi kita tetap harus mempertimbangkan, jangan sampai kita terjebak. Nantinya, kita juga akan bahas persoalan ini,” jelas Sekretaris Forum Kades PALI, Heru Martin.
Untuk tindakan selanjutnya, Heru yang juga menjabat sebagai Kades Talang Akar, Kecamatan Talang ubi ini menjelaskan, pihaknya tidak akan berburu-buru membawa persoalan ini ke ranah hukum.
“Kalau akan melaporkan ini kepada pihak berwajib, kita lihat dulu nanti, ini kan persoalannya yang tersinggung kepala desa atau seorang pemimpin, jadi kita tetap lakukan koordinasi dengan rekan-rekan lainnya. Kalau memang harus, maka kita akan laporkan. Intinya kita sebagai pemimpin jangan bersikap gegabah,” imbuhnya.
Hal yang tak jauh beda juga disampaikan oleh Kades Muara Ikan, Pausi Ahmad, sebagai anggota pada forum kades tersebut dirinya menjelaskan bahwa, untuk persoalan ini akan mengikuti apa yang keputusan forum.
“Kitakan ada forum, saat ini kita tengah membahas persoalan ini juga, besok, kita ada pertemuan, kemungkinan hal ini juga akan dibahas, karena ini merupakan tindakan yang melanggar hukum. Kalau akun tersebut (@SrikandiPALI) menyatakan seluruh Kades di PALI korupsi, apa buktinya? dan akun tersebut pun identitas pemiliknya tidak jelas,” terangnya.
Sementara, saat media ini mencoba menghubungi akun tersebut melalui telepon messenger tidak ada respon, serta telah mengirimkan pesanpun tidak ada balasan. (adj)











