Berhasil Meraup Uang Puluhan Juta, Bandar Judi dan Antek-anteknya Dibekuk Polisi

bandar judi beserta lima orang kaki tangannya ditangkap Unit 1, 3, dan 5 Subdit III Jatanras Polda Sumsel kediamannya masing-masing, Kamis (21/10/21).

Laporan: Andika Pratama

Palembang, Sumselupdate.com –  Meraup keuntungan Rp30 sampai Rp50 juta perbulan, bandar judi beserta lima orang kaki tangannya ditangkap Unit 1, 3, dan 5 Subdit III Jatanras Polda Sumsel kediamannya masing-masing, Kamis (21/10/21).

Bacaan Lainnya

Enam orang tersangka bernama Irwan Syahputra (32), KGS Husni Tamrin (56), Verriyanto (40), Minarti (29), Husin (49) dan, Timbul (45), keenam orang tersangka tersebut merupakan warga Palembang.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol CS Panjaitan mengatakan, mendapatkan informasi bahwa ada bandar togel (Minarti) beroprasi membuka perjudian anggotanya langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan.

“Mendapatkan informasi tersebut anggota kita menangkap bandar judi (Minarti) ditempat persembunyiannya bersama lima orang kaki tangannya,” ujarnya Selasa (26/10/21).

Cs Panjaitan menjelaskan, perjudian tersebut terbongkar lantaran pihaknya mencoba memasang togel untuk memastikan apakah para pelaku masih beroperasi.

“Benar bandar (Minarti) bersama lima kaki tangannya masih menerima perjudian jenis togel Singapure dan Hongkong, sehingga kita lakukan penyidikan dan penyelidikan hingga menangkap enam orang tersangka,” katanya.

Atas ulahnya para tersangka dikenakan pasal 303 kUHPidana, ancaman pidana di atas 5 tahun penjara.

Sementara itu Irwan mengatakan, baru satu bulan melakukan perbuatan tersebut.

“Biasanya ada orang yang datang ke rumah untuk memasang nomor, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu,” katanya.

Ia mengakui baru satu bulan ikut menjelankan bisnis haram tersebut.

“Saya bisa mendapatkan keuntungan ratusan hingga jutaan dari bisnis haram tersebut,” tutupnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.