Palembang, Sumselupdate.com – Dua pemain asli Sumsel yakni Rizky Dwi Ramadhana dan Hapit Ibrahim yang musim 2019 lalu menjadi andalan di starting eleven.
Bagi Rizky ini merupakan musim ketujuh bersama Sriwijaya FC dan menjadi satu-satunya klub yang ia bela selama berkarier menjadi pemain profesional.
Bahkan pemain berusia 27 tahun ini juga merupakan produk lokal Sumsel jebolan Sriwijaya FC U-21. Prestasinya indiviidu bersama SFC menjadi pemain terbaik pada ajang Liga Super Indonesia U-21 musim 2012/2013.
Selain itu pemilik jersey 37 ini juga menjadi pemain terbaik di ajang dan musim yang sama. Tim senior Rizsky juga turut mengantarkan Sriwijaya FC juara Liga Super Indonesia musim 2011/2012. Saat itu dia memang masih bersatatus sebagai pemain promosi dari tim junior Sriwijaya FC.
Lantas apakah Rizsky masih setia bersama Sriwijaya FC. “Suatu kebanggaan bagi kami putra daerah membela Sriwijaya FC. Sriwijaya FC adalah tujuan utama kami para putra daerah Sumsel,” ujar Rizky.
Menurut Rizky tidak pernah terpikir dalam benaknya untuk membela klub lain. Apalagi Sriwijaya FC sendiri adalah klub besar di tanah air. Sekalipun dua musim ini berkiprah di Liga 2 atau kasta kedua liga sepak bola dalam negeri.
“Sriwijaya FC tetap lah Sriwijaya FC. Tim yang tidak dipandang sebelah mata oleh kontestan sepak bola di tanah air. Yang pasti Sriwijaya FC adalah kebanggaan kita semua,” kata pemain jebolan Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) ini.
Meski kini Rizsky mengaku belum mendapat perpanjangan kontrak secara resmi dari manajemen Sriwijaya FC.”Rezeki semua sudah diatur sama yang diatas. Yang jelas saya tetap akan berusaha untuk berlatih dan terus menjaga fisik sebelum musim depan kembali bergulir,” tandasnya. (tra)











