Pagaralam, Sumselupdate.com – Belasan tahun Jalan Cendana, Kelurahan Bangun Rejo, Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan, gelap gulita.
Gelap gulitanya ruas jalan tersebut lantaran penerangan jalan tidak ada sama sekali. Akibatnya warga was-was munculnya binatang buas dan akses transportasi darat itu acapkali menimbulkan kecelakaan.
Pantauan Sumselupdate.com, Senin (5/8/2019), pukul 19.00, sepanjang Jalan Cendana terlihat gelap gulita. Padahal jalan ini diketahui merupakan akses utama warga untuk beraktifitas di malam hari.
Pengemudi kendaraan yang melintasi jalan ini hanya bergantung pada penerangan lampu kendaraan mereka.
Salah seorang warga Sidorejo, Sri (29), mengaku, gelapnya Jalan Cendana, RT 14, Kelurahan Bangun Rejo menyebabkan dirinya takut melintasi jalan tersebut.
Menurutnya, minim penerangan di Jalan Cendana tersebut kerap timbulnya rawan kecelakaan dan acapkali munculnya binatang buas.
“Ini kalau malam gelap sekali, tidak ada penerangan. Apalagi daerah sini kan sepi banget ngeri ada selain jalan masih tanah dan di sini kerap ada ular,” ucap Sri.
Senada dengan Sri, Juni (24), warga Bangun Rejo mengaku, penerangan di Jalan Cendana tersebut sudah bertahun-tahun dibiarkan gelap.
“Ya begitu-begitu saja lampunya tidak ada, jalanannya rusak padahal ini ‘kan jalan alternatif warga yang ada di dalam juga,” ucap Juni
Menurut Juni, minimnya penerangan jalan membuat sejumlah pengendara harus lebih waspada saat melintas.
Juni berharap, pemerintah segera memasang penerangan di Jalan Cendana tersebut.
“Berharapnya sih lampu penerangan di sini diadakan ya, jadi saya kalau lewat sini enggak takut lagi. Biasanya was-was juga lewat sini soalnya gelap,” ujar Juni.
Darmanto, Ketua RT14, Kelurahan Bangun Rejo kepada Sumselupdate.com mengaku, sudah mengajukan permohonan kepada pihak kelurahan agar Jalan Cendana segera diberikan penerangan jalan tersebut.
Namun sampai saat ini menurut Darmanto, Jalan Cendana masih gelar gulita.
“Kita sudah pernah mengajukan permintaan untuk segera diberi penerangan jalan kepada pihak kelurahan. Kata pihak kelurahan akan segera memberi solusi,” katanya. (ric)











