Belasan Rumah Ditertibkan Halangi Saluran Drainase

Senin, 17 Januari 2022
Penertiban rumah warga yang halangi saluran drainase.

Laporan : Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Belasan bangunan liar terpaksa ditertibkan para pasukan biru dinas PUPR Kota Palembang lantaran mengganggu saluran drainase di kawasan rumah susun 24 Ilir Palembang, Senin pagi (17/01/2022).

Read More

Terpantau di lokasi, penertiban tersebut juga mengerahkan alat excavator untuk merobohkan bangunan, serta setidaknya ada 30 petugas dinas PUPR Kota Palembang mensterilkan saluran drainase tersebut.

Koordinator lapangan dari tim sosialisasi drainase Dinas PUPR Kota Palembang Elly Agustina mengatakan, sebelum melakukan penertiban tersebut, sudah dua Minggu pihaknya melakukan sosialisasi kepada pemilik bangunan tersebut.

“Karena tidak ada tanggapan lantas kita melakukan pembongkaran terhadap rumah-rumah warga yang memiliki bangunan liar yang menutupi saluran air (drainase),” ujarnya Senin (17/1/2022).

Dikatakan Elly, pembongkaran tersebut dilakukan guna mengembalikan fungsi saluran drainase sebagai saluran ataupun serapan air kala hujan mengguyur kota Palembang.

“Adanya bangunan liar tersebut membuat aliran air tersendat, sehingga kita lakukan pembongkaran bangunan liar yang menutupi drainase tersebut,” ungkapnya.

Elly menegaskan pula, pihaknya masih akan terus melakukan pembongkaran bangunan liar yang terpantau mengganggu saluran drainase, mengingat kerap kali hujan yang terjadi menyebabkan timbul genangan air di Kota Palembang.

“Secepatnya akan kita lakukan, karena sekarang juga sedang dalam proses pembongkaran,” bebernya.

Kedepannya, Elly berharap kepada pihak kelurahan maupun warga setempat tidak lagi membangun bangunan liar yang menutupi drainase.

“Harapan kita agar tidak ada lagi pembangunan liar yang menutupi drainase, ini kita lakukan agar aliran air bisa berjalan dengan lancar sehingga tidak adanya lagi sumbatan-sumbatan di dalam drainase tersebut,” tutupnya.

Sementara itu Muslim (69) salah satu pemilik bangunan yang ikut di bongkar mengaku menerima saja bangunan miliknya harus di bongkar petugas.

“Sudah 32 tahun saya tinggal disini, karena rumah yang saya tinggali itu juga menjadi tempat usaha menjahit. Saya tidak keberatan apabila bangunan liar yang saya buat di bongkar,” kata Muslim singkat. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts