Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Kota Palembang mulai menyiapkan langkah strategis menyusul wacana kebijakan pemerintah pusat terkait efisiensi belanja pegawai hingga 30 persen.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, komposisi belanja pegawai di lingkungan Pemkot Palembang saat ini mencapai 39,6 persen. Angka tersebut melampaui batas efisiensi yang diwacanakan pemerintah pusat.
“Kondisi ini perlu diantisipasi agar pengelolaan anggaran daerah tetap seimbang tanpa mengganggu pelayanan publik,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan belanja pegawai dipengaruhi oleh bertambahnya jumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik penuh waktu maupun paruh waktu, yang baru dilantik di lingkungan Pemkot Palembang.
Penambahan tersebut berdampak signifikan terhadap porsi anggaran belanja pegawai.
Meski demikian, Ratu Dewa menegaskan pihaknya tidak akan mengambil langkah tergesa-gesa, terutama yang berpotensi memengaruhi keberlangsungan kerja PPPK.
Pemkot Palembang, lanjutnya, akan membahas berbagai opsi bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Sekretaris Daerah guna mencari solusi terbaik.
“Salah satu skema yang sedang dihitung adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jika target PAD tahun 2026 sebesar Rp2,5 triliun tercapai, tekanan terhadap belanja pegawai dapat diatasi tanpa perlu pemangkasan signifikan,” jelasnya.
Namun, apabila target tersebut tidak terpenuhi, opsi penyesuaian Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN menjadi salah satu langkah yang dipertimbangkan.
Kendati demikian, kebijakan tersebut masih harus melalui kajian mendalam, pembahasan lintas perangkat daerah, serta disesuaikan dengan regulasi yang berlaku.
Ratu Dewa juga mengimbau para PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu, agar tidak khawatir terkait isu pemangkasan belanja pegawai.
Menurutnya, pemerintah kota tetap berupaya menjaga stabilitas tenaga kerja sekaligus memastikan kondisi anggaran daerah tetap sehat.
“Sekitar 12 ribu PPPK di Palembang masih dapat dipertahankan apabila skenario peningkatan PAD berjalan sesuai target dan formula pengelolaan anggaran yang sedang disusun dapat diterapkan dengan baik,” pungkasnya.
(**)











