Bawa Puluhan Ton Minyak Mentah Ilegal, Dua Sopir dan Kernet Diamankan Petugas

Petugas Subdit Gasum Direktorat Shabhara Polda Sumsel menginterograsi dua orang sopir dan dua kernet diduga membawa BBM ilegal dari Sekayu tujuan Lampung.

Palembang, Sumselupdate.com – Subdit Gasum Direktorat Shabhara Polda Sumsel mengamankan dua orang sopir dan dua kernet diduga membawa BBM ilegal dari Sekayu tujuan Lampung.

Tidak hanya sopir dan kernet, anggota polisi juga mengamankan dua mobil truk berisikan minyak mentah seberat 20 ton.

Bacaan Lainnya

Mereka ditangkap daerah Jalan Soekarno-Hatta Palembang saat akan pergi ke Lampung. Selasa (25/2/2020) sekitar pukul 20.00.

Dir Shabara Polda Sumsel Kombes Budi Prayoga melalui Kanit IV unit Patroli Gasum AKP Apriyanto mengatakan, penangkapan bermula informasi dari masyarakat bahwa ada empat mobil truk membawa minyak ilegal dari Sekayu tujuan Lampung.

Dikatakannya, mendapatkan laporan tersebut petugas menindaklanjuti dan berhasil mengamankan dua mobil truk  berserta sopir beserta kernetnya.

“Karena jenis mobil truk yang disebutkan oleh masyarakat persis, anggota unit Patroli langsung menyetopi mobil truk tersebut. Saat di interograsi bahwa benar minyak tersebut dari Sekayu Muba dan akan di bawak ke Lampung,” ujarnya

Berdasarkan informasi bahwa sebenarnya mobil tersebut ada empat, namun duanya sudah duluan, tinggal dua mobil di belakang dan berhasil kita amankan oleh anggota. Dari dua mobil tersebut diamankan masing-masing 10.000 liter (10 Ton) minyak mentah.

“Keempatnya yang merupakan warga Lampung yakni sopir Tri Budiyono (32), kernet Rudi (38), sopir Ujang Syaifuddin (40), kernet Dwi Irawan (23).

Dari pengakuan keempatnya baru sekali mengantar minyak tersebut, namun petugas akan melakukan pengembangan kasus ini.

Sementara itu, pengakuan Ujang bahwa dia mengantar minyak tersebut baru pertama kali, dengan upah sekali mengantar mengatar Rp 500 ribu, sedangkan kernet Rp400 ribu. (tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.